Suara.com - Jay Idzes cetak sejarah gemilang sebagai pemain Timnas Indonesia pertama yang berhasil menjebol gawang di Serie A, liga Italia.
Momen luar biasa gol Jay Idzes ini terjadi dalam laga penuh tensi antara Juventus melawan Venezia di Stadion Allianz.
Gol Jay Idzes penting tersebut tercipta di menit ke-83, berawal dari situasi bola mati.
Hans Caviglia mengirimkan tendangan bebas dari sisi kanan pertahanan Juventus, yang kemudian dimanfaatkan dengan sempurna oleh Jay Idzes.
Pemain bertahan Venezia ini memutuskan untuk ikut menyerang dan menempatkan dirinya di posisi strategis di kotak penalti.
Dengan sundulan yang terukur, bola meluncur deras ke pojok gawang, melewati kiper Juventus, Michele Di Gregorio.
Gol ini mengukuhkan nama Jay Idzes sebagai pemain Indonesia pertama yang mampu mencetak gol di Serie A.
Sebelumnya, ia juga telah memecahkan rekor sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di liga bergengsi tersebut, sekaligus pemain Indonesia pertama yang mencetak gol di ajang Coppa Italia.
Sejak bergabung dengan Venezia, Jay Idzes terus menunjukkan performa konsisten dan menjadi salah satu pilar utama tim.
Baca Juga: Bukan Ole Romeny, Timnas Indonesia Kedatangan Pemain Keturunan 180 cm Maret 2025, Siapa?
Dalam kompetisi Serie A musim ini, Jay Idzes hanya absen dua kali.
Ketidakhadirannya terjadi pada pekan pertama akibat akumulasi kartu, serta dalam pertandingan melawan Udinese pada Oktober lalu karena urusan keluarga.
Gol dari Jay Idzes membawa Venezia unggul 2-1 atas Juventus dalam laga tersebut.
Sayangnya, keunggulan itu sirna di menit-menit akhir setelah Dusan Vlahovic mencetak gol penyeimbang pada masa injury time, membuat pertandingan berakhir imbang 2-2.
Terlepas dari hasil pertandingan, pencapaian Jay Idzes tetap menjadi sorotan.
Kemampuannya untuk bersinar di liga top Eropa memberikan kebanggaan tersendiri bagi sepak bola Indonesia, sekaligus menjadi inspirasi bagi pemain muda tanah air yang bercita-cita mengikuti jejaknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Rekam Jejak Kjetil Knutsen Pelatih Bodo/Glimt: Pernah Melatih Pemain Keturunan Indonesia
-
Laurin Ulrich Lebih Prioritaskan Jerman Ketimbang Timnas Indonesia
-
3 Pemain Timnas Indonesia Harus Naik Meja Operasi Akibat Cedera Parah
-
Pemain Keturunan Rp 347 Miliar Tolak Timnas Indonesia Kini Jadi Aset Emas di Liga Inggris
-
Mauricio Souza Blak-blakan Bahas Persaingan Juara Persija vs Persib
-
11 Kartu Kuning Didapat, Mauricio Souza Pasang Badan untuk Allano Lima
-
Jean-Paul van Gastel Akui PSIM Yogyakarta Sulit Menang Akibat Masalah Struktural Tim
-
1 Detik Laurin Ulrich Resmi Bela Timnas Indonesia, Siapa Nomor 1 Tergusur?
-
Cyrus Margono Bikin Carlos Eduardo Tersisih Perlahan di Posisi Kiper Persija
-
Persija Dua Kali Dibobol MU, Andritany Ardhiyasa Akui Kesalahan