Suara.com - Wasit kontroversial laga Timnas Indonesia U-23 vs Guinea U-23, Francois Letexier, dinobatkan sebagai Wasit Terbaik 2024 oleh The International Federation of Football History & Statistics (IFFHS).
Menurut L'Equipe, Letexier dipuji atas kemampuannya mengendalikan laga intens.
Ia meraih 129 poin, mengungguli Slavko Vincic, Daniele Orsato, Clement Turpin, dan Michael Oliver.
Berpengalaman tapi Tak Ramah dengan Timnas Indonesia
Francois Letexier, wasit berlisensi FIFA sejak 2017, lahir di Bedee, Prancis, pada 23 April 1989.
Di musim 2024, ia memimpin 22 pertandingan, termasuk final Euro 2024, di mana Spanyol mengalahkan Inggris 2-1.
Bagi publik Indonesia, Letexier dikenal karena kontroversinya dalam laga Timnas U-23 melawan Guinea U-23 pada 9 Mei 2024.
Keputusan penalti kontroversialnya dua kali menguntungkan Guinea, membuat Indonesia kalah 0-1 dan gagal ke Olimpiade 2024.
Penalti pertama pada menit ke-29 diberikan meski pelanggaran Witan Sulaeman terjadi di luar kotak penalti.
Baca Juga: Sering Jegal Timnas Indonesia, Negara Ini Justru Jadi yang Paling Sering Dikalahkan STY
Penalti kedua di menit ke-72 dinilai tidak tepat karena tekel Alfeandra Dewangga jelas menyentuh bola lebih dulu. Tanpa VAR, keputusan keliru itu tak bisa ditinjau ulang.
Pelatih Shin Tae-yong memprotes keras hingga diusir setelah mendapat kartu merah akibat akumulasi kartu kuning.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan