Suara.com - Mantan pemain Persib Bandung, Sergio van Dijk ikut menyoroti ditunjuknya Patrick Kluivert menangani timnas Indonesia.
Patrick Kluivert bukan sosok asing bagi Sergio van Dijk. Sebab, mereka pernah bekerja bareng di Brisbane Roar.
Kala itu, Kluivert bertugas sebagai asisten pelatih magang Ange Postecoglou. Eks Persib itu memiliki pengalaman yang positif saat menjadi pemain yang dilatih juru taktik Belanda itu.
"Dia (Kluivert) punya pengalaman, dia punya nama besar dan saya masih ingat bekerja dengan Patrick Kluivert saat saya main di Brisbane Roar pada 2010," tulis Van Dijk di Instagram.
"Patrick Kluivert menjadi pelatih asisten magang dari pelatih kepala (Ange Postecoglou). Pengalaman saya dengan PK sangat positif dan saya yakin dia jauh lebih baik sekarang. Dan pasti serangan timnas (Indonesia) menjadi lebih tajam juga," imbuhnya.
Kendati begitu, Sergio van Dijk juga mengatakan keraguan karena ekspektasi suporter timnas Indonesia sangat tinggi. Apalagi waktu adaptasi pelatih 48 tahun itu terbilang sedikit.
"Tapi saya masih sedikit ragu, karena ekspektasi untuk PK dia harus dapat hasil yang terbaik di pertandingan Kualifikaasi Piala Dunia bulan Maret dan Juni," jelas Van Dijk.
"Biasanya pelatih baru butuh waktu untuk beradaptasi dengan pemain dan sering pelatih mau membangun sistem permainan baru dan itu butuh lebih banyak waktu, mungkin 3-6 bulan. Apa lagi ini tim nasional, pemain cuma gabung sekitar 6 kali se tahun!" imbuhnya.
Mantan penyerang Persib tersebut berharap keraguannya tidak menjadi kenyataan karena ingin melihat timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Disamakan dengan Patrick Kluivert, Memang Zinedine Zidane Juga Pernah Judi?
Berita Terkait
-
Tim Geypens: Saya Sedang Diproses Mendapatkan Paspor Indonesia
-
Shin Tae-yong: Menjadi Pelatih Lagi di Negara Lain
-
Beda Respons PSSI dan Shin Tae-yong Usai Pemecatan: Satu Kalem, Satu Lagi Sibuk Interview Sana-sini
-
Plus Minus, Inilah Dua Keunggulan Patrick Kluivert yang Tidak Dimiliki Shin Tae-yong
-
Minat Jadi Dirtek Timnas Indonesia? Begini Syaratnya: Harus Mampu...
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional