Suara.com - Selama era Mochamad Iriawan alias Iwan Bule (2019-2023) sebagai Ketua PSSI, ada empat pemain yang dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia, termasuk Shyane Pattynama dan Marc Klok.
Iriawan juga menjadi sosok yang duduk di tampuk pimpinan ketika PSSI memilih Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Keputusan Elkan Baggott membela Indonesia juga tak lepas dari peran Iwan Bule, meski status Baggott bukan naturalisasi tetapi hanya memilih kewarganegaraan.
Di luar Baggott, terdapat empat pemain naturalisasi era Iwan Bule, yakni Jordy Amat, Sandy Walsh, Shayne Pattynama dan Marc Klok.
Dua diantaranya diyakini bisa melejit bersama pelatih pengganti Shin Tae-yong yakni Patrick Kluivert.
Sementara Sandy Walsh dan Jordi Amat diketahui merupakan andalan Garuda hingga saat ini meski nama terakhir sudah mengalami penurunan menit bermain.
Berikut dua pemain naturalisasi era Iwan Bule yang bisa "hidup" kembali di tangan Patrick Kluivert:
1. Shayne Pattynama
Pattynama belum menjadi pilihan utama Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.
Baca Juga: Alhamdulillah! Elkan Baggott Comeback, 12 Hari Setelah Shin Tae-yong Dipecat
Sejak debut pada Juni 2023, ia hanya mencatat 10 caps dengan dua kali bermain penuh.
Posisi bek kiri bersaing ketat dengan Pratama Arhan, Nathan Tjoe-A-On, dan Calvin Verdonk.
2. Marc Klok
Marc Klok memiliki peran penting dalam membawa Timnas Indonesia ke Piala Asia 2023, mencetak gol kemenangan 2-1 melawan Kuwait. Di Piala AFF 2022, ia juga mencetak dua gol.
Namun, setelah Piala Asia 2023, Klok mengungkapkan perselisihan dengan Shin Tae-yong yang membuatnya kehilangan tempat di Timnas Indonesia.
Kini, Klok punya kesempatan untuk kembali ke Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert, tetapi juga harus bersaing dengan gelandang top lain seperti Thom Haye, Ivar Jenner dan mungkin Jairo Riedewald yang proses naturalisasinya disebut-sebut tengah diusahakan PSSI.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung