Suara.com - Calon pemain Timnas Indonesia, Jario Riedewald dikabarkan telah dijatuhi sanksi larangan bertanding dalam dua pertandingan buntut kartu merah di laga Sint-Truidense VV vs Royal Antwerp, Sabtu (25/1/2025).
Pemain berposisi gelandang bertahan ini diusir wasit setelah memukul penggawa Timnas Jepang milik Sint-Truidense VV, Joel Chima Fujita dalam lanjutan Liga Belgia 2024/2025.
Duel di Stadion Stayen, Sint-Truiden itu berakhir dengan skor 1-1.
Tim tamu unggul duluan lewat gol Anthony Valencia di menit ke-10. Namun, Sint-Truiden membalas di menit ke-18 via gol Didier Lamkel Ze (18’).
Sayangnya, jelang laga berakhir, Antwerp harus bermain dengan 10 orang. Riedewald terkena kartu merah langsung pada menit pertama injury time.
Ternyata, Riedewald diusir wasit gara-gara menonjok Fujita. Gelandang berusia 28 tahun itu sempat akan disanksi larangan bermain di tiga laga, tetapi keputusan berubah.
Menyitat media Belgia NiewsBlad, Komite Disiplin KBVB menjatuhkan Riedewald larangan bertanding dua laga, ditambah satu laga yang ditunda.
Royal Antwerp maupun Riedewald dikabarkan tidak membantah soal pengurangan hukuman itu, tetapi Komite Disiplin setuju dengan pembelaan klub yang menyebut pukulan sang pemain tidak intens.
Selain itu, pengurangan hukuman juga dilakukan mempertimbangkan catatan disiplin Riedewald yang bersih.
Baca Juga: Berapa Harga Pasar Kevin Diks Terbaru? Kini Resmi Gabung Borussia Monchengladbach
Hukuman ini membuat Riedewald akan absen dalam dua pertandingan penting yakni menghadapi Club Brugge dan Anderlecht.
Kartu merah yang diterima Riedewald di sisi lain tidak akan berpengaruh pada peluangnya dalam membela Timnas Indonesia.
Proses naturalisasi eks Crystal Palace dan Ajax Amsterdam ini tengah dikebut PSSI. Gelandang 28 tahun itu diharapkan bisa menjalani debut pada Maret 2025.
Timnas Indonesia sudah ditunggu dua laga penting dalam lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Maret.
Garuda akan bertandang ke markas Australia pada 20 Maret dan menjamu Bahrain lima hari berselang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
5 Weton Paling Sakral dan Sakti, Punya Kekuatan Terpendam Menurut Primbon Jawa
-
9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
-
Kaesang Maju di Dapil Puan, Ganjar: Silakan, Saya Masih Yakin Jateng Kandang Banteng!
-
Bertabur Bintang Beken, 5 Drakor Adaptasi Webtoon Ini Malah Anjlok di TV Korea
-
Update Bentrok Berdarah di Menteng: Satu Korban Meninggal di RSCM, Lainnya Kritis
-
Kronologi Duel Remaja Viral di Palembang, Fakta Baru Terungkap setelah Polisi Turun Tangan
-
Kronologi Bentrok Berdarah di Menteng: 2 Orang Terluka, 3 Ditangkap Polisi
-
Soroti Kasus Pria Tewas usai Dituding Curi Ayam, Hasto: Kontras dengan Kasus Jampidsus
-
5 Smartwatch yang Bisa QRIS BCA, Transaksi Makin 'Sat-Set'