Suara.com - Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor mengungkap filosofi permainannya. Formasi apapun ia coba demi bisa memenangi laga.
Alex Pastoor akan menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia bersama Denny Landzaat dan Gerald Vanenburg. Sementara pelatih kepalanya adalah Patrick Kluivert.
"Saya juga berpikir keputusan yang Anda ambil harus memiliki dasar yang kuat yang bisa diandalkan oleh para pemain atau bahkan seluruh klub," kata Alex Pastoor dilansir dari kanal YouTube Love Televisie.
"Jenis sepak bola yang saya suka tonton adalah sesuatu yang selalu saya coba terapkan dalam pelatihan saya. Anda bisa memberitahukan kepada para pemain, tetapi intinya adalah kamu harus melatihnya," jelasnya.
Lebih dari itu, Alex Pastoor menyebut dirinya hanya fokus untuk memenangi laga. Formasi apapun ia akan terapkan jika hasilnya bisa menang.
"Saya hanya fokus yang penting menang dan hanya mengincar kemenangan semata. Jika harus menurunkan formasi 9-0-1 untuk menang, saya akan melakukannya. Tapi itu hanya asumsi," terang Alex Pastoor.
"Yah, jadi jangan berfikir jika main dengan formasi 5-3-2, itu adalah formasi untuk bertahan total, tetapi itu tergantung bagaimana caramu memainkannya," ia menambahkan.
Alex Pastoor cukup percaya diri bersama Patrick Kluivert untuk bisa membawa timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. Salah satu usahanya adalah dengan banyak belajar dari pelatih besar.
"Untungnya, saya punya kesempatan untuk berbicara dengan banyak orang di dunia sepak bola, para pelatih dan mantan pelatih di level tim nasional, di podcast saya," ucapnya.
Baca Juga: Uji Coba 4 Negara Usai, Timnas Indonesia U-20 Dapat Senjata Baru dari Suriah U-20?
"Dan ide besar, topik utama, serta poin-poin penting mereka benar-benar melekat di benak saya. Ini benar-benar berlaku pada cara anda melatih sebuah tim, seperti di klub, anda memiliki kesempatan untuk mempengaruhi mereka sepanjang hari, setiap hari."
"Sekarang, anda harus melakukannya dalam jangka waktu yang jauh lebih singkat. Jadi anda harus melakukan pendekatan yang berbeda," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Uji Coba 4 Negara Usai, Timnas Indonesia U-20 Dapat Senjata Baru dari Suriah U-20?
-
Belum Apa-apa Denny Landzaat Sudah Mengeluh: Kamu Tidak Punya Pemain Seperti...
-
Perbandingan Harga Pasar Maarten Paes vs Jason Yeo, Kiper Diaspora Jerman yang Gabung Timnas Indonesia U-17
-
Laga Uji Coba Ketiga, Indra Sjafri Mulai Tinggalkan Skema Warisan Shin Tae-yong
-
Profil Nordsjaelland, Klub Denmark yang Pantau Wonderkid Persis Solo Arkhan Kaka
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Misteri Sisa SGD 2 Ribu untuk Menhut Raja Juli, Juprizal Ngaku Tak Tahu Meski Diduga Jadi Pengepul
-
MA Tolak Kasasi Jaksa, Tian Bahtiar dan 2 Terdakwa Perintangan Hukum Tetap Bebas
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Melasma sesuai Review dan Harga
-
Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora
-
Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna
-
7 HP Murah Layar Refresh Rate 120 Hz, Scrolling Mulus dan Fitur Lengkap
-
Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor
-
Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong