Suara.com - Anak sulung Shin Tae-yong, Shin Jae-won, ikut buka suara dengan pernyataan yang dikeluarkan sang ayah pasca dipecat oleh Timnas Indonesia dan kembali ke Korea Selatan.
Memang baru-baru ini Shin Tae-yong buka suara dengan banyaknya kabar miring yang didapatkannya sejak dipecat dari Timnas Indonesia.
Lewat unggahan di akun Instagram-nya, @shintaeyong7777, pelatih berusia 54 tahun itu mengecam pemberitaan mengenai dirinya yang jauh dari kata kebenaran.
“Saya kembali tanpa berkomentar apapun karena saya mencintai Indonesia dan sepak bola Indonesia. Namun, beberapa media Indonesia masih menyebarkan cerita yang tidak benar,” tulis STY.
Karena adanya pemberitaan fitnah yang mengarah kepadanya, eks pelatih Jeongnam Ilhwa Chunma itu kemudian membantah rumor-rumor tak sedap yang diberitakan mengenai dirinya.
Bahkan, Shin Tae-yong dengan tegas menyebut dirinya akan mengambil tindakan jika kabar-kabar fitnah soal dirinya masih berlanjut di Indonesia.
“Saya ingin menegaskan sekali lagi bahwa tidak ada satu pun dari rumor yang beredar saat ini yang benar. Jika situasi seperti ini terus berlanjut, maka lain kali tidak akan berakhir semudah ini,” ancamnya.
Sontak unggahan itu menuai atensi netizen yang kemudian memberikan dukungan agar Shin Tae-yong membongkar semua oknum yang telah memfitnahnya.
Nyatanya tak hanya Shin Tae-yong yang geram dengan fitnah-fitnah tersebut. Sang putra, yakni Shin Jae-won, bahkan juga dibuat geram dengan adanya pemberitaan tak sedang soal sang ayah.
Baca Juga: Kabar Pemain Keturunan: Mees Hilgers Kembali Bergigi, Thom Haye Makin Sial
Berbeda dengan Shin Tae-yong yang memilih bersabar, Shin Jae-won justru siap membongkar semua fitnah-fitnah yang menerpa sang ayah.
“Saya pikir sudah saatnya untuk segera mengungkapkan kebenaran?" tulis Shin Jae-won di kolom komentar unggahan sang ayah di Instagram.
“Jika Anda terus menulis artikel tidak masuk akal seperti ini di bawah Asosiasi Sepak Bola, kami juga tidak akan tinggal diam," ancam pemain Seongnam FC itu.
Sekadar informasi, ini bukan kali pertama Shin Jae-won membela sang ayah. Sebelumnya, pemain berusia 26 tahun itu juga mengkritik pemecatan yang dilakukan oleh PSSI.
Dalam kritiknya, Shin Jae-won menyebut jika PSSI tak memperlakukan sang ayah dengan baik selama lima tahun bertugas melatih Timnas Indonesia.
“Dia telah memberikan segalanya untuk membawa Indonesia ke tahap ini. Saya bisa bicara banyak soal perlakukan PSSI ke ayah saya selama lima tahun, tetapi saya memilih diam," tulis Shin Jae won dikutip dari Media Korea Selatan, Chosun. (Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas
-
Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia
-
Perbandingan Kulkas Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Unggul?
-
Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro
-
Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI
-
Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan
-
Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG
-
Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut
-
Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu
-
Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman