Suara.com - Laga Persis Solo vs Persebaya Surabaya di pekan ke-22 BRI Liga 1 2024/2025 diwarnai rekor buruk kedua tim.
Duel klasik ini digelar di Stadion Manahan, Solo, Jumat (7/2/2025) pukul 19.00 WIB.
Persis terpuruk di dasar klasemen dengan 14 poin dari 21 laga, sementara Persebaya tetap di peringkat ketiga meski terus mengalami hasil negatif.
Berikut rekor buruk yang menghantui keduanya.
Persebaya Keok di 5 Laga Terakhir
Persebaya Surabaya harus segera mengakhiri tren tanpa kemenangan agar tetap bersaing di papan atas.
Dalam lima laga terakhir, mereka belum meraih kemenangan, kalah dari Bali United, PSS Sleman, Malut United, dan Barito Putera, serta ditahan imbang Persita Tangerang.
Akibatnya, Persebaya kehilangan posisi puncak dan kini berada di peringkat ketiga, meski sempat lama memimpin klasemen.
Persis Solo Jadi Tim dengan Jumlah Gol Terendah
Baca Juga: Kembali ke Stadion Indomilk Arena, Persita Harapkan Dukungan Penuh Suporter
Persis Solo menjadi tim dengan jumlah gol terendah di BRI Liga 1 2024/2025, hanya mencetak 16 gol dari 21 pertandingan, rekor terburuk dibandingkan tim lainnya.
PSIS Semarang juga mencetak 16 gol, namun baru bermain 20 laga.
Ong Kim Swee mengeluhkan penyelesaian akhir tim setelah kalah dari Madura United di pekan ke-21.
Meski banyak peluang tercipta, Laskar Sambernyawa gagal memanfaatkannya.
Persebaya Punya Pertahanan Kokoh
Persebaya Surabaya sempat memiliki pertahanan solid di putaran pertama BRI Liga 1 2024/2025, dengan hanya kebobolan 11 gol.
Namun, pada lima laga terakhir, mereka sudah kemasukan 11 gol, setara dengan total kebobolan di putaran pertama.
Pertahanan mereka melemah, bahkan saat menghadapi tim papan bawah seperti PSS Sleman (1-3) dan Barito Putera (0-3), mereka kebobolan tiga gol.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Kembali ke Stadion Indomilk Arena, Persita Harapkan Dukungan Penuh Suporter
-
Mimpi Persib Punya Training Ground, Glenn Sugita: Mohon Maaf Itu Tak Murah
-
Striker Asing PSS Sleman Beberkan Persiapan Jelang Hadapi Bali United FC
-
Persebaya Surabaya Dihantui Tren Buruk, Kebersamaan Jadi Kunci Penting
-
Siapa Stefan Antonic? Anak Legenda Persebaya Mau Gabung ke Timnas Indonesia, Tolak Paspor Hong Kong
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan