Suara.com - PSIM Yogyakarta akhirnya memastikan diri melangkah ke Liga 1 Indonesia musim depan setelah meraih tiket ke final Liga 2 Indonesia musim ini.
Keberhasilan ini menjadi momen bersejarah bagi klub yang telah menantikan promosi selama hampir dua dekade.
Perjuangan Tanpa Henti Menuju Liga 1
Pelatih PSIM Yogyakarta, Erwan Hendarwanto, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian timnya.
Menurutnya, kesuksesan ini merupakan hasil dari perjuangan keras para pemain, yang didukung oleh kerja sama solid antara tim pelatih, manajemen, serta dukungan luar biasa dari para suporter.
Ia menegaskan bahwa perjalanan menuju Liga 1 tidaklah mudah, tetapi dengan semangat pantang menyerah, tim mampu menuntaskan misi besar ini.
"Menurut saya, ini adalah qadarullah. Jadi, ini sudah jalan Tuhan. Memang Allah yang menggerakkan kita, yang mempermudah jalan kita. Akhirnya, semangat juang pemain di setiap match bisa membawa PSIM ke Liga 1," ungkap Erwan.
Senada dengan sang pelatih, salah satu pemain PSIM, Sunni Hizbullah, juga menekankan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari perjuangan kolektif seluruh elemen tim.
Bahkan, kondisi cuaca yang kurang bersahabat dalam laga terakhir tidak menyurutkan tekad mereka untuk meraih kemenangan. Sunni pun menyampaikan apresiasi kepada suporter yang terus memberikan dukungan penuh bagi tim.
Baca Juga: Erwan Hendrawanto, Sosok yang Berjasa Bawa PSIM Promosi Liga 1
Kemenangan Krusial di Stadion Mandala Krida
PSIM Yogyakarta memastikan langkah ke final setelah menaklukkan PSPS Pekanbaru dalam laga penentuan di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, pada Senin sore.
Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, PSIM unggul melalui gol Rafael Rodrigues dan Daniel Roken Saputra.
Sempat mendapat perlawanan dari PSPS yang mencetak gol lewat Ilham Fathoni, tim tuan rumah akhirnya berhasil mengunci kemenangan yang mengantar mereka ke babak final.
Menatap Final Liga 2
Setelah memastikan tiket promosi ke Liga 1, PSIM Yogyakarta kini bersiap menghadapi Bhayangkara FC dalam partai final Liga 2 Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (25/2) mendatang.
Duel ini akan menjadi ajang pembuktian bagi PSIM untuk menutup musim dengan gelar juara, sekaligus mengukuhkan status mereka sebagai tim yang siap bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih