Suara.com - Kompetisi Eropa kembali menggulirkan pertandingan setelah jeda FIFA Matchday. Salah satunya Venezia yang akan melanjutkan petualangan di Liga Italia Seria A.
Jay Idzes dan kawan-kawan akan menjamu tim tamu Bologna pada lanjutan Serie A di Stadion Pier Luigi Penzo, Sabtu (29/3/2025) malam WIB.
Kembalinya sederet pemain dari jeda internasional, termasuk Jay Idzes yang memperkuat Timnas Indonesia membuat pelatih Venezia, Eusebio Di Francesco girang.
"Kami sangat ingin menampilkan performa yang hebat, dan kami hanya dapat mencapainya melalui kerja sama tim yang kuat," kata pelatih Di Francesco dikutip dari laman resmi klub.
"Mereka (Bologna) adalah tim yang kuat, tetapi mereka akan menghadapi tim Venezia yang juga bertekad untuk mendapatkan hasil," tambah dia.
Mantan pemain AS Roma itu melihat adanya perkembangan positif dari skuadnya akhir-akhir ini setelah tidak terkalahkan pada empat laga terakhir yang semuanya berakhir seri.
Keempat pertandingan pertandingan itu adalah melawan Lazio (0-0), Atalanta (0-0), Como (1-1), dan Napoli (0-0).
"Ada komunikasi eksternal yang positif dan tanda-tanda pertumbuhan, tetapi kami hanya boleh menganggap diri kami sukses setelah mencapai tujuan akhir. Jika tidak, semua hal lainnya tidak akan terlalu berarti," kata pelatih berusia 55 tahun itu.
Meski tak terkalahkan dalam empat laga terakhirnya, sang lawan Bologna juga dalam tren positif dalam empat laga terakhir mereka.
Baca Juga: Dear Rizky Ridho, Ini Rekomendasi Klub Aboard yang Layak Jadi Batu Loncatan
Bedanya, mereka meraih empat kemenangan beruntun, di mana empat kemenangan ini membuat mereka merangkak masuk ke zona empat besar dengan menggeser Juventus dan Lazio.
Pada pertemuan pertama 1 Desember 2024, Bologna menggasak Venezia dengan skor telak 3-0 di Stadion Renato Dall'Ara.
Di Francesco menggarisbawahi pentingnya kerja sama kolektif anak-anak asuhnya pada pertandingan nanti untuk meraih kemenangan pertama mereka sejak 22 Desember tahun lalu sejak mengalahkan Cagliari dengan skor 2-1.
"Saat ini, daripada fokus pada individu pemain, saya lebih suka menekankan pentingnya upaya kolektif. Kami perlu menyerang dan bertahan dengan pola pikir yang sama seperti yang telah kita tunjukkan sejauh ini karena itulah yang benar-benar penting," kata pelatih kelahiran Pescara, Italia, tersebut.
Kini, Venezia berada di posisi 19 klasemen sementara Serie A 2024-2025 dengan 20 poin dari 29 pertandingan.
Venezia terpaut dua poin dari Empoli di posisi 17 dan lima poin dari Parma yang ada di satu tingkat di atas zona degradasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan
-
3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain
-
Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'
-
Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi
-
Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke
-
Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat
-
Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?
-
Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik
-
5 Sifat dan Karakter Utama Zodiak Cancer Pria, Hangat di Balik Kesan yang Misterius