Suara.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia U-16 dan U-19, Fakhri Husaini, memberikan pendapatnya apabila peta persaingan Piala Asia U-17 untuk lolos ke Piala Dunia U-17 kini sudah semakin mudah.
Menurut Fakhri Husaini, dia bisa meloloskan Timnas Indonesia U-16 ke Piala Dunia U-17 andai saat itu regulasinya sama dengan saat ini. Pasalnya, kini Piala Asia U-17 2025 menyajikan delapan slot untuk ke Piala Dunia U-17.
Dengan kata lain, delapan tim yang lolos ke perempat final Piala Asia U-17 2025 bisa otomatis lolos ke Piala Dunia U-17 2025. Padahal, pada masa sebelumnya, hanya ada empat tim yang dapat tiket lolos.
"Sekarang untuk masuk Piala Dunia U-17 itu lebih mudah dibandingkan dengan dulu saat saya masih jadi pelatih," ungkap Fakhri Husaini dikutip dari akun X Info Suporter Indonesia (@InfosuporterID), Senin (7/4/2025).
"Kalau dari dulu regulasinya (Piala Asia U-17) seperti itu, pada saat saya melatih (Timnas Indonesia U-16) saat itu kita sudah bisa bermain di Piala Dunia U-17," kenang mantan pelatih Timnas U-16 Indonesia
Lantas, bagaimana sebetulnya catatan prestasi Fakhri Husaini selama menjadi pelatih tim nasional Indonesia di kelompok usia muda? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Mengulas Prestasi Fakhri Husaini
Fakhri Husaini merupakan salah satu pelatih yang punya kiprah mentereng saat mengasuh Timnas Indonesia di kelompok usia muda. Tugas itu mulai didapatkan Fakhri ketika mengasuh Timnas Indonesia U-14 pada 2014.
Setelah itu, juru taktik kelahiran Lhokseumawe, Aceh, itu mendapatkan kepercayaan dari PSSI untuk menangani Timnas Indonesia U-16 pada tahun 2014 hingga 2018. Sayangnya, pada masa-masa awal, programnya kacau balau karena dualisme PSSI yang berujung sanksi FIFA.
Baca Juga: Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Yaman U-17 di Piala Asia U-17 2025
Meskipun demikian, Fakhri Husaini akhirnya bisa menghasilkan prestasi yang membanggakan bersama Timnas Indonesia U-16. Sebab, untuk pertama kali dalam sejarah, mereka bisa menjuarai Piala AFF U-16 2018.
Trofi inilah yang melambungkan nama-nama pemain muda berbakat seperti Bagus Kahfi dan Bagas Kaffa. Lalu ada beberapa nama seperti Rendy Juliansyah, Komang Teguh Trisnanda, dan lain-lain.
Sebetulnya, itu bukan satu-satunya trofi yang bisa dipersembahkan Fakhri bersama Timnas U-16. Sebab, ia sempat membawa timnya meraih trofi di Turnamen Jenesys 2018 dan Tien Phong Plastic Cup 2017.
Apa yang disampaikan Fakhri terkait dengan mudahnya lolos ke Piala Dunia U-17 memang bukan tanpa alasan. Sebab, dia berhasil membawa anak asuhnya meraih prestasi oke di Piala Asia U-16 2018.
Ketika itu, Indonesia tampil tak terkalahkan di Grup C dengan menumbangkan Iran (2-0), dan menahan imbang Vietnam (1-1) serta India (0-0). Hasilnya, skuad Garuda Asia lolos ke babak perempat final.
Sayangnya, langkah anak asuh Fakhri Husaini kandas di fase ini seusai ditekuk Australia dengan skor 2-3. Padahal, jika regulasinya sama seperti Piala Asia U-17 2025, Indonesia kala itu bisa lolos ke Piala Dunia U-17 2019.
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Yaman U-17 di Piala Asia U-17 2025
-
Klik di Sini Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Yaman U-17 di Piala Asia U-17 2025 di HP
-
Peluang Kelolosan Timnas Indonesia U-17 Jika Menang, Kalah, atau Imbang Kontra Yaman
-
Pantang Kalah! Ini Potensi Bencana Timnas Indonesia U-17 Jika Kalah Lawan Yaman
-
Jam Berapa Timnas Indonesia U-17 vs Yaman U-17 di Piala Asia U-17 2025: Jadwal Siaran Langsung
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Costacurta Bongkar Penyebab Rafael Leao Ngamuk: Bukan Allegri, Tapi Pulisic
-
3 Bintang Timnas Indonesia yang Punya Kans Main di Liga Champions Musim Depan
-
Rating Pemain Bintang Timnas Indonesia di EropaTadi Malam, Joey Pelupessy Tertinggi
-
Bojan Hodak Ungkap Kunci Persib Bandung Matikan Mariano Peralta dan Juan Villa
-
Menang Telak, Joan Laporta Kembali Terpilih sebagai Presiden Barcelona
-
Penolakan Demiane Agustien Bela Timnas Indonesia, Kelak Bakal seperti Emil Audero?
-
FFI Umumkan Daftar 19 Pemain untuk Persiapan Piala AFF Futsal 2026
-
Nyaris Pensiun 3 Kali, Gelandang Bali United Blak-blakan Temukan Surga Karier di Indonesia
-
Eugen Polanski Janji Tak Otak-atik Formasi, Kevin Diks Terus Jadi Kapten Gladbach?
-
Fred Grim Kehilangan Pekerjaan di Ajax, Eks Pelatih Lionel Messi Serang Maarten Paes