Skuad Garuda menang dengan skor tipis 1-0 atas Bahrain berkat gol tunggal Ole Romeny.
Permainan tim Merah Putih dalam pertandingan itu sangat berbeda ketika melawan Australia.
Timnas Indonesia bermain lebih sabar dan terlihat menunggu dan tidak seagresif lawan Australia.
Hal itu terlihat di statistik penguasaan bola yang memang jauh berbeda.
Akan tetapi, permain tersebut justru membuat timnas Indonesia menang.
Gol Ole Romeny sendiri buah dari serangan balik cepat yang berhasil mengeksploitasi ruang di sisi kiri pertahanan Bahrain.
Nah, dalam kemenangan ini sosok Alex Pastoor menjadi sorotan netizen.
Alex Pastoor dianggap sebagai pelatih utama ketimbang Patrick Kluivert.
Juru latih spesialis membuat tim Belanda promosi tersebut sangat aktif memberikan saran kepada Kluivert.
Baca Juga: Analisis Timnas U-17 vs Afghanistan: Garuda Muda Sempat Kehilangan Identitas Penyerangan
Pelatih 58 tahun tersebut juga aktif memberikan instruksi kepada pelatih yang ingin masuk dari bangku cadangan.
Menariknya perdebatan ini juga terjadi di Belanda, para pakar sepak bola juga menyebut bahwa Alex Pastoor terlihat seperti pelatih utama skuad Garuda.
Hal ini terjadi dalam sebuah show 'Voetbalpraat' yang merupakan acara di ESPN NL.
Pembawa acara Wouter Bouwman bertanya ke analis terkait siapa pelatih asli timnas Indonesia.
"Bisakah kita sepakat bahwa (Alex) Pastoor adalah pelatih timnas Indonesia? Saya tahu PSSI tidak secara resmi mengatakannya, tapi itulah kenyataannya," tanya Wouter Bouwman.
Mantan bek Belanda, Kees Luijckx mengatakan memang Alex Pastoor terlihat sebagai pelatih yang asli ketimbang Patrick Kluivert.
"Kluivert punya pengalaman melatih, tapi tidak konsisten," ucap Kees Luijckx.
"Saya tidak bermaksud merendahkannya, tapi saya tidak melihatnya sebagai pelatih k epala profesional dan lebih sebagai asisten."
"Dia seorang pemimpin tanpa kekuatan nyata, Pastoor dan Landzaat adalah orang-orang yang menjadi pelatihnya," sambungnya.
Tag
Berita Terkait
-
Analisis Timnas U-17 vs Afghanistan: Garuda Muda Sempat Kehilangan Identitas Penyerangan
-
Bau Konspirasi Timnas Indonesia U-17 vs Korut, Media Korsel: 'Perang Nuklir' Batal
-
Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia vs Korea Utara di Perempat Final Piala Asia U-17 2025
-
Breakingnews! Jay Idzes Ditaksir Genoa Jika Venezia Out ke Serie B Liga Italia
-
Apa Kabar Nathan Tjoe-A-On, Betah Jadi Pemain Cadangan di Swansea City?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim