Suara.com - Sandy Walsh sempat menceritakan momen yang membuat bulu kuduknya merinding. Momen itu tentu saja saat melakoni laga kandang Timnas Indonesia.
Sandy Walsh merasakan bagaimana atmosfer suporter Timnas Indonesia sulit untuk dilupakan para pemain tim Merah Putih.
Apa yang disampaikan oleh Sandy Walsh diamini oleh jurnalis Belanda, Sam van Raalte. Van Raalte yang sedang menulis buku tentang sepak bola Indonesia bahkan menyebut atmosfer suporter seperti itu tak ditemui di negara lain.
"Misalnya penontonnya jauh lebih beragam. Di Indonesia, Anda juga bisa melihat lebih banyak wanita di tribun, dan Anda juga mendengar mereka bernyanyi," kata van Raalte seperti dilansir dari FHM, Sabtu (19/4).
"Suasanya begitu istimewa karena itu benar-benar berbeda dari tempat lain di dunia," tambahnya.
Perasaan sama juga dialami oleh fisioterapis Timnas Indonesia, Chesley ten Oever. Menurut ten Oever, gairah dan militansi masyarakat Indonesia terhadap sepak bola begitu besar dan luar biasa.
Chesley ten Oever tegaskan apa yang ditunjukkan suporter Timnas Indonesia saat mendukung Jay Idzes dkk melawan Bahrain beberapa waktu lalu tak tertandingi dan benar-benar luar biasa.
Pria yang juga memiliki akar keluarga Indonesia ini mengaku sangat terhormat bisa jadi bagian tim kepelatihan Patrick Kluivert.
"Saya rasa sebagai orang Belanda dengan akar Indonesia, merupakan suatu kehormatan besar untuk terlibat dalam proyek yang luar biasa ini," ucap Chesley.
Baca Juga: Asisten Patrick Kluivert Singgung Presiden Prabowo, Ada Apa?
Ten Oever bercerita bagaimana gairah orang Indonesia seperti berasal dari dunia lain. Fenomena yang menurutnya jarang ia temui.
"Ketika saya pergi ke mal selama periode pertandingan internasional terakhir, saya harus berkedip. Orang-orang datang dari segala arah untk berfoto dan meminta tanda tangan para pemain, bahkan mereka memanggil nama saya," cerita Ten Oever.
"Anda mungkin berpikir bahwa sepak bola di Indonesia menyenangkan untuk ditonton dan suasanya mirip dengan di Eropa. Namun faktanya para suporter mengetahui nama seseorang dari staf medis dan ingin berfoto dengannya, hal itu mungkin tidak terjadi di negara lain," sambungnya.
Atmosfer di Stadion Utama Gelora Bung Karno saat Timnas Indonesia melawan Bahrain beberapa waktu lalu sangat sulit Ten Oever lupakan.
"Saat Anda memasuki stadion bersama tim dan 70ribu orang bernyanyi, melompat, berdoa dan berteriak dalam satu tarikan nafas, itu membuat Anda merinding," kenangnya.
Di lihat dengan mata kepalanya sendiri, Ten Oever mengaku sangat kagum saat semua kalangan, tua, muda, kaya dan miskin semua datang ke stadion untuk mendukung Tim Merah Putih.
Tag
Berita Terkait
-
Asisten Patrick Kluivert Singgung Presiden Prabowo, Ada Apa?
-
Asisten Pelatih Timnas Indonesia Persiapkan Emil Audero Debut Lawan China
-
Erick Thohir: Lolos Langsung ke Piala Dunia 2026, Peluangnya Masih 50:50
-
Potensi Skuad Garang Timnas Indonesia di Piala AFF U-23, Bisa Diperkuat 3 Pemain Keturunan
-
Mimpi Buruk Timnas Indonesia Kembali ke Malaysia, FAM: Akan Berdampak Positif
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim