Terlepas dari nilai pasarnya yang turun, Shayne Pattynama dan Joey Pelupessy diprediksi akan menjadi tumpuan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia pada Juni mendatang.
Pada Juni mendatang, Timnas Indonesia sendiri akan melakoni dua laga penting, yakni melawan China dan Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Karena menghadapi dua laga penting, Shayne Pattynama diharapkan bisa mengisi pos yang kemungkinan ditinggalkan Dean James yang tengah cedera.
Sementara itu, Joey Pelupessy diharapkan bisa kembali menunjukkan performa apiknya sebagai gelandang bertahan saat menjamu China dan bertandang ke markas Jepang.
Joey Pelupessy, gelandang bertahan berusia 31 tahun, memiliki segudang pengalaman bermain di Eropa, termasuk di Liga Belanda bersama Heracles Almelo dan PEC Zwolle. Dikenal dengan visi bermain yang baik, tekel-tekel keras, serta kemampuan memutus serangan lawan, kehadirannya di lini tengah diharapkan dapat memberikan keseimbangan dan soliditas bagi Timnas Indonesia. Darah Indonesia yang mengalir dalam dirinya berasal dari kakek dan neneknya.
Sementara itu, Shayne Pattynama, bek kiri berusia 26 tahun, saat ini bermain untuk KAS Eupen di Liga Belgia. Pattynama memiliki keunggulan dalam kecepatan, kemampuan bertahan yang solid, serta umpan-umpan silang yang akurat. Kehadirannya akan menambah opsi di lini belakang, khususnya di posisi bek kiri yang selama ini menjadi perhatian. Ayahnya merupakan Warga Negara Indonesia.
Kedatangan Pelupessy dan Pattynama tentu menambah optimisme para suporter Timnas Indonesia. Dengan pengalaman dan kualitas yang mereka miliki, diharapkan keduanya dapat segera beradaptasi dan memberikan dampak positif bagi performa tim Garuda di berbagai ajang internasional mendatang. Proses naturalisasi keduanya pun diharapkan dapat berjalan lancar sehingga mereka dapat segera membela Merah Putih.
Felix Indra Jaya
Baca Juga: Alasan Patrick Kluivert Wajib Panggil Elkan Baggott di Timnas Indonesia vs China
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas