Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Pascal Struijk belakangan ramai dirumorkan akan dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia.
Sejumlah media di China dan beberapa negara tetangga seperti Vietnam gencar melaporkan Pascal Struijk akan dinaturalisasi oleh PSSI.
Pasca ramai dirumorkan akan membela Timnas Indonesia, Pascal Struijk mendadak menghilang dari starting line up Leeds United.
Nama Pascal Struijk tak masuk dalam daftar susunan pemain Leeds United saat melawan Bristol City dalam lanjutan Divisi Championship, Selasa (29/4) dinihari WIB.
Pelatih Daniel Farke menduetkan Joe Rodon dan Ethan Ampadu di jantung pertahanan Leeds United.
Di daftar pemain cadangan, nama Pascal Struijk juga tak dimasukkan oleh pelatih Daniel Farke.
Lantas apakah ketidakhadiran Pascal Struijk ini mengindikasi ia tengah mengurus proses naturalisasi jadi WNI?
Pascal Struijk sudah tak dimainkan oleh Daniel Farke di empat laga sebelumnya Leeds United.
Alasannya karena pemain keturunan Indonesia alami cedera. Dalam rentang waktu 4 bulan terakhir, Struijk dua kali alami cedera.
Baca Juga: Emil Audero Hampir Pasti Debut Lawan China, Timnas Indonesia Kebobolan Berapa Gol?
Pada Januari 2025, ia juga absen akibat cedera hamstring. Menurut Farke saat itu, anak asuhnya itu mengeluhkan cedera di otot paha belakang.
"Sebagai tindakan pencegahan, kami memintanya untuk melakukan pemindaian, dan hasilnya sengat mengejutkan, negatif," kata Farke.
"Ia akan absen setidaknya tiga pekan ke depan, dan harus sedikit berhati-hati karena ia bisa absen dalam waktu cukup lama," tambah pelatih asal Jerman itu.
Makian dan Pujian untuk Pascal Struijk
Benarkah Pascal Struijk bakal dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia? Kabar ini masih simpang siur.
Setidaknya ketum PSSI Erick Thohir beberapa waktu lalu menegaskan bahwa pihaknya belum ada rencana untuk melakukan naturalisasi lagi.
Rumor naturalisasi Struijk berawal saat Leeds United mampu promosi ke Premier League musim depan.
Rumor ini awalnya muncul dari pemberitaan media di China jelang pertandingan melawan Timnas Indonesia pada Juni nanti.
Pascal Struijk memang memiliki keturunan Indonesia. Namun beberapa tahun lalu, ia sebenarnya sudah menegaskan lebih ingin membela Belanda.
Namun semua kemungkinan masih bisa terjadi. Apalagi Struijk sejauh ini hanya bermain 3 pertndingan untuk tim U-17 Belanda.
Sosok Pascal Struijk sebenarnya sudah menarik perhatian publik Inggris sejak ia pindah ke Leeds United pada 2018.
Bahkan legenda Inggris dan Newcastle United, Alan Shearer pernah memberikan pujian sekaligus makian kepada bek 25 tahun ini.
Shearer pada April 2022, memuji Struijk sebagai bek yang memiliki tinggi badan dan fisik mumpuni.
Shearer saat itu bahkan membandingkan pemain keturunan Indonesia itu seperti bek Liverpool, Virgil van Dijk.
Dari sinilah awal mula Pascal Struijk mendapat julukan The New Van Dijk.
"Pemain kidal berusia 22 tahun itu mendapat kesempatan menyusul cedera Liam Cooper, ia telah membuktikan diri sebagai pemain reguler di tim," kata Shearer seperti dilansir dari HITC
"Berbadan besar dengan tinggi 193 cm, ia pantas dibandingkan dengan Virgil van Dijk dan sama-sama pernah bermain di tim muda Belanda, fans Leeds berharap ia dapat mencapai level yang sama," lanjut Shearer.
Alan Shearer cukup intens memperhatikan perkembangan Pascal Struijk. Pada 2023, ia melemparkan kritik tajam kepada pemain keturunan Indonesia itu.
Kritik itu disampaikan Shearer saat Leeds United melawan Tottenham dan Pascal Struijk melalukan blunder.
"Ya, Tottenham memiliki beberapa pemain yang sangat bagus, terutama di posisi penyerang, tetapi ketika Anda melihat kesalahan Struijk, itu adalah kesalahan mendasar," ucapnya.
Berita Terkait
-
Emil Audero Hampir Pasti Debut Lawan China, Timnas Indonesia Kebobolan Berapa Gol?
-
Panggilan Mendesak! PSSI Minta Patrick Kluivert Segera ke Tanah Air, Ada Apa?
-
Serbabisa, 3 Posisi yang Bisa Ditempati Pascal Struijk di Timnas Indonesia
-
Media Italia Sanjung Kiper Timnas Indonesia: Emil Audero Menguasai Area Penalti
-
Bawa Leeds United Promosi, Ternyata Pascal Struijk Bukan Pemain Indonesia Pertama di EPL
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan