Suara.com - Bek keturunan, Jayden Oosterwolde, mengaku dirinya masih ingin membela Belanda kendati publik Tanah Air memintanya untuk membela Timnas Indonesia.
Sebagaimana yang diketahui, Jayden Oosterwolde merupakan salah satu pemain keturunan Grade A yang diharapkan bisa membela Timnas Indonesia.
Bek berusia 24 tahun itu itu diharapkan bisa membela Timnas Indonesia karena usianya yang masih muda dan punya pengalaman mentereng di level teratas.
Saat ini, Jayden Oosterwolde tercatat bermain bagi salah satu raksasa Liga Turki, Fenerbahce, di bawah arahan pelatih ternama, Jose Mourinho.
Sebelum bergabung Fenerbahce, Jayden tercatat pernah bermain di Italia bersama Parma dan juga bermain di Belanda bersama FC Twente.
Melihat rekam jejaknya itu, tak mengherankan jika Jayden diharapkan mau dinaturalisasi dan membela Merah Putih di kancah internasional.
Harapan ini pun tertuang dari komentar netizen di akun Instagram Jayden, di mana hampir di setiap unggahannya, netizen Tanah Air memintanya membela Timnas Indonesia.
Meski mendapat banyak permintaan untuk membela Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde sendiri ternyata masih berhasrat bisa membela Timnas Belanda.
Dalam wawancaranya bersama ESPN NL, Jayden mengaku bahwa tak hanya Indonesia saja yang telah memintanya untuk bergabung, melainkan juga Suriname.
Baca Juga: Timnas Indonesia Terancam Cuma Diperkuat Satu Pemain Keturunan di Piala AFF U-23 2025
“Mereka (Indonesia) meminta saya (bergabung). Tim nasional Suriname juga meminta saya (bergabung). Tapi saya menunda itu,” kata Jayden.
“Saya tidak pernah mengatakan ‘tidak’, tapi itu tak ada dalam agenda. Saya hanya memilih Belanda. Itulah tujuan saya,” lanjut Jayden.
Bagi Jayden, menembus Timnas Belanda adalah mimpinya. Ia pun tak akan terburu-buru untuk menembus De Oranje dan percaya dirinya akan mendapat kesempatan.
Sebagai informasi, Jayden sendiri belum pernah merasakan pemanggilan ke Timnas Belanda. Meski begitu, ia merasa pemanggilan ke De Oranje terasa dekat karena kariernya saat ini.
"Saya tidak tahu apa yang bisa dan tidak bisa saya katakan, tetapi saya rasa itu (dipanggil Belanda) hampir saja terjadi,” ujar Jayden.
“Saya rasa musim lalu di kompetisi Eropa dan Turki saya hanya mendapat nilai bagus, bermain bagus. Kesempatan itu ada. Setidaknya di pra-seleksi. Itu belum terjadi. Tetapi saatnya akan tiba. Saya sangat yakin akan hal itu,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Cek Syarat Lengkap Promo Buy 1 Get 1 di Sports Station dan Planet Sports di MAPCLUB
-
Presiden Minta Pabrik Gula Wajib Punya Kebun Tebu
-
Kekayaan Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten yang Viral di X
-
Bukan Karena Kedekatan, DPRD Bogor Puji Keberanian Bupati Gelar Seleksi Terbuka Jabatan ASN
-
Terungkap di Sidang, Calon Perangkat Desa Jual Motor hingga Gadai Sertifikat Demi Lolos Seleksi
-
Satpam Positif Sabu Jadi Otak Pencurian 1.700 Ompreng MBG di Ciputat
-
Harga Wuling Aira EV Cuma Rp155 Juta, Meluncur di GIIAS 2026
-
Masalah Indonesia di Luar Perkiraan, Prabowo Ditantang Buktikan Keberanian Sikat Mafia Internal
-
Satpam Otak Pencurian 1.700 Ompreng Program MBG di Ciputat Positif Sabu dan Ekstasi
-
Pelajaran Kepemimpinan Perempuan dari Angela Tanoesoedibjo: Hadir, Mendengar, dan Bertumbuh Bersama