Suara.com - Masih ingat dengan Shin Jae-won? Ia adalah putra eks pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY) yang ingin bongkar borok PSSI.
Pasca pemecatan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia, Shin Jae-won koar-koar ingin membongkar ketidakberesan di induk sepak bola Indonesia.
Pernyataan keras itu disampaikan anak Shin Tae-yong pasca beredar kabar kurang enak mengenai sang ayah setelah dipecat PSSI pada awal tahun ini.
"Saya pikir sudah saatnya untuk segera mengungkapkan kebenaran?" tulis Shin Jae-won di akun sosial media pada Februari lalu.
"Jika Anda terus menulis artikel tidak masuk akal seperti ini di bawah Asosiasi Sepak Bola, kami juga tidak akan tinggal diam," ancamnya.
Shin Jae-won secara spesifik menyebut "Asosiasi Sepak Bola" yang kemungkinan besar mengarah ke PSSI selaku federasi yang menaungi Timnas Indonesia dan memecat sang ayah pada awal Januari lalu.
Tak lama setelah ayahnya dipecat PSSI, Jae-won juga mengungkapkan kekesalannya terhadap federasi sepak bola Indonesia tersebut.
"Mari kita lihat bagaimana kalian akan melangkah lebih jauh tanpa dia. Dia telah memberikan segalanya untuk menempatkan Indonesia di tahap ini," tulis Shin Jae-won.
"Banyak yang aku mau katakan tentang bagaimana PSSI memperlakukan ayahku selama lima tahun, tapi aku akan tetap diam."
Baca Juga: Coret! Selamat Tinggal 2 Pemain Timnas Indonesia Jelang Lawan China Juni 2025
Shin Jae-won saat ini bekerja sama dengan sang ayah di Seongnam FC. Seperti diketahui, STY menjadi direktur paruh waktu di mantan klubnya tersebut.
Dalam sesi wawancara, STY baru-baru ini memuji sang putra. Menurut STY, pemain yang berposisi winger itu punya umpan crossing cukup baik.
"Umpan crossingnya cukup tajam. Tahun ini, ia telah bermain secara konsisten sebagai starter dan kecepatannya tampak sudah meningkat," kata Shin Tae-yong seperti dilansir dari Fourfour Two Korea, Senin (5/5).
"Jika Anda datang dan menonton, permainannya cukup bagus dan dia menunjukkan kekuatan, melakukan umpan silang dengan cukup baik akhir-akhir ini,"
"Sayang, kami (Seongnam FC) tidak memiliki striker besar yang bisa menerima umpan itu. Kami terus mencari cara untuk memperbaiki area tersebut di bulan Juni nanti," jelas STY.
Pesan STY untuk Timnas Indonesia
Berita Terkait
-
Coret! Selamat Tinggal 2 Pemain Timnas Indonesia Jelang Lawan China Juni 2025
-
Skuad Indonesia di Taipei Open 2025, Ada Debut Apri/Febi dan Verrell/Lisa
-
Debut Bareng Oxford United, Patrick Kluivert Justru Coret Marselino Ferdinan
-
Eliano Reijnders: Karena Sakit, Saya Kehilangan Posisi Sebagai Pemain Inti
-
18 Menit Sudah Cukup Marselino Ferdinan Jegal Ole Romeny
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman