Suara.com - Kiper utama FC Dallas, Maarten Paes, telah resmi bergabung dengan Timnas Indonesia menjelang dua laga krusial kontra China dan Jepang dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kehadiran pemain keturunan dengan harga pasar Rp31,2 miliar merujuk Transfermarkt itu melengkapi total 30 pemain yang dipanggil oleh pelatih Patrick Kluivert, meskipun Paes dipastikan tidak bisa tampil dalam laga perdana melawan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/6).
Kiper berdarah Belanda yang kini memperkuat FC Dallas di Major League Soccer (MLS) itu tiba di Jakarta pada Senin malam (2/6), usai memperkuat timnya dalam laga imbang tanpa gol melawan Philadelphia Union.
Dalam pertandingan tersebut, Paes tampil sebagai starter dan menjaga gawangnya tetap bersih, memperlihatkan performa solid sebelum menyambut tugas negara.
Namun, Paes harus menepi dalam laga kontra China akibat akumulasi dua kartu kuning yang diterimanya di laga sebelumnya.
Kartu pertama ia kantongi saat debut melawan Arab Saudi, disusul kartu kedua saat Indonesia menjamu Bahrain di SUGBK pada 25 Maret 2025.
Sesuai regulasi FIFA, ia dikenai sanksi larangan bermain satu pertandingan.
Absennya Paes bukan karena keterlambatan atau cedera, melainkan murni soal disiplin pertandingan.
Kondisi ini memaksa pelatih Patrick Kluivert untuk mencoret sementara nama Paes dari daftar susunan pemain menghadapi China.
Baca Juga: Pede Tingkat Dewa! Bawa-bawa Brasil, Pelatih China Percaya Diri Kalahkan Timnas Indonesia
Dengan absennya Maarten Paes, sorotan kini mengarah ke Emil Audero, kiper keturunan Indonesia-Italia yang baru saja memperoleh status Warga Negara Indonesia (WNI) pada Februari 2025.
Hingga kini, Audero belum pernah mencicipi menit bermain bersama skuad Garuda, meski namanya sudah masuk daftar sejak FIFA Matchday bulan Maret lalu.
Saat itu, Audero hanya duduk di bangku cadangan ketika Indonesia melawan Australia dan Bahrain.
Sementara itu, dua rekan naturalisasinya, Dean James dan Joey Pelupessy, sudah lebih dulu menjalani debut.
James tampil saat Indonesia kalah 1-5 dari Australia, sementara Pelupessy tampil saat Garuda mengalahkan Bahrain 1-0.
Laga melawan China menjadi momentum penting bagi Audero. Jika diturunkan, ini bisa menjadi debut impian di depan puluhan ribu suporter Merah Putih di SUGBK.
Berita Terkait
-
Rafael Struick Cs Dapat Restu PSSI Bela Tim Liga 1
-
Skenario Jika Timnas Indonesia Dihantam China, Skakmat atau Masih Ada Peluang?
-
Pelatih Malaysia Terkait Rumor Tambahan 3 Pemain Keturunan: Belum Pernah Saya Lihat
-
4 Pemain Keturunan Indonesia Bela Belanda di Euro U-21, Michael Reiziger: Saya Yakin dengan Mereka
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Otomatis ke Piala Dunia 2026, Ini Caranya
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL