Suara.com - Laga krusial antara Timnas Indonesia melawan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Kamis malam, 5 Juni 2025, menjadi panggung emosional bagi striker Garuda, Ole Romeny.
Gol semata wayang dari titik putih yang dicetaknya tidak hanya memastikan kemenangan 1-0 bagi Indonesia, tetapi juga menjadi penanda sebuah kisah personal yang mengharukan.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Romeny mengungkap bahwa sebelum mengeksekusi penalti, ia sempat menoleh ke arah tribun dan melihat sang ibu.
Momen itu menjadi spesial karena untuk pertama kalinya ibunya hadir langsung di stadion menyaksikan putranya bermain untuk tim nasional.
“Saya melihat ibu saya di tribun. Dia sangat gugup di momen seperti itu. Tapi saya tahu saya harus mengambil penalti itu,” ujar Romeny pasca laga, sambil tersenyum mengenang detik-detik menegangkan tersebut.
Gol penalti tersebut tercipta pada menit ke-40 setelah gelandang Indonesia, Ricky Kambuaya, dilanggar di kotak terlarang oleh bek China.
Keputusan penalti diberikan setelah wasit Rustam Lutfullin meninjau insiden melalui VAR. Ribuan suporter Indonesia menyambut keputusan tersebut dengan sorakan penuh semangat.
Meski berada di bawah tekanan besar, Romeny tampil tenang. Ia mengecoh penjaga gawang China dan mencetak gol pertamanya di laga tersebut, yang juga menjadi satu-satunya gol hingga akhir pertandingan.
“Saya percaya diri. Saya tidak terlalu merasa tertekan, meski ini mungkin penalti terbesar dalam karier saya,” ucap pemain yang saat ini memperkuat klub Oxford United di Inggris.
Baca Juga: Gelandang Keturunan Jember Rp 6,08 M Kena Skors Dilarang Bela Timnas Indonesia Lawan Jepang!
Penampilan impresif Romeny sepanjang pertandingan tak hanya tercermin dari golnya. Ia aktif dalam tekanan tinggi, menjaga ritme serangan, dan tak kenal lelah sepanjang 90 menit. Wajar jika dirinya dinobatkan sebagai Man of the Match dalam laga itu.
Dengan tambahan satu gol tersebut, Romeny kini sudah mencetak tiga gol dari tiga penampilan awal bersama timnas Indonesia. Catatan luar biasa ini langsung menempatkannya sebagai salah satu pilar penting dalam skuad asuhan Patrick Kluivert.
Atmosfer luar biasa dari puluhan ribu pendukung yang memadati SUGBK disebut Romeny sebagai salah satu alasan utama mengapa tim bisa bermain solid dan penuh determinasi. Ia tak segan menyebut fans Indonesia sebagai “yang terbaik di dunia.”
“Terima kasih untuk semua suporter yang datang. Dukungan kalian memberi energi bagi kami. Kami ingin merasakannya di setiap pertandingan,” ucapnya penuh rasa syukur.
Meskipun Indonesia sudah memastikan diri lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan raihan 12 poin dari sembilan pertandingan, laga terakhir melawan Jepang pada 10 Juni mendatang tetap dipandang serius.
Romeny menegaskan bahwa tim masih memiliki target tinggi, termasuk menghadapi raksasa Asia itu dengan penuh semangat dan motivasi untuk membuktikan kapasitas skuad Garuda.
“Kami ingin memenangi setiap pertandingan, dan Jepang adalah tantangan berikutnya. Kami siap,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Perlahan Lupakan Warisan STY, Kluivert Akhiri Debat Asing vs Local Pride
-
Timnas Indonesia Perkasa di Stadion GBK, Cuma Kalah Sekali
-
Timnas Indonesia Kembali Tergusur, Berikut Klasemen Grup C Jelang Laga Penentuan
-
Patrick Kluivert Bongkar Rahasia Bisa Taklukkan China
-
Timnas Indonesia Lolos Babak Keempat, Jay Idzes: Pertarungan Sesungguhnya Dimulai
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia
-
SETARA Institute Desak Prabowo Alihkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke KPK
-
Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat
-
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global
-
Starbucks Digerebek Polisi Usai Promosi Tank Day Hina Korban Tragedi Gwangju Korea Selatan
-
5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma
-
Makin Mudah Naik MRT Jakarta, Kini Cukup Tap BRI Kartu Kredit Contactless
-
Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%
-
5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar
-
Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi