Suara.com - Beckham Putra akhirnya menjalani debut bersama tim senior Timnas Indonesia.
Tak tanggung-tanggung, debut gelandang Persib Bandung itu langsung di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (5/6/2025).
Melansir ANTARA dari Sofascore yang mencatat Beckham tampil selama 16 menit pada pertandingan itu setelah menggantikan Yakob Sayuri, dengan membuat 18 sentuhan, satu dribel sukses.
Pemain berusia 23 tahun itu juga melepaskan delapan umpan dengan akurasi 75 persen, satu umpan panjang sukses, tiga duel udara sukses, dan satu tekel.
Beckham hampir membuat assist pada menit ke-79, namun tak mampu diselesaikan dengan baik oleh Kevin Diks karena tendangannya ditepis kiper Dalei Wang.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan puas melihat debut Beckham Putra.
Mengomentari debut Beckham, Presiden Inter Milan medio 2013-2018 itu menilai jika Garuda mempunyai pemain inti dan cadangan yang sama baiknya.
"Luar biasa. Ini bukti bahwa tadi, bahwa pemain diaspora, pemain Indonesia, kalau liganya naik terus, keseimbangan terjadi," kata Erick kepada wartawan setelah pertandingan melawan China itu pada Kamis malam.
Di sisi lain, Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes mengapungkan keyakinan usai lolos ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Baca Juga: 5 Pesona Katy Esistia Pacar Ole Romeny yang Punya Profesi Mentereng
"Selangkah demi selangkah, kita terus maju. Mengamankan tempat kami di babak penyisihan. Sekarang pertarungan sesungguhnya dimulai," tulisnya melalui akun Instagram @jayidzes yang dilansir Suara.com, Jumat (6/6/2025).
Dalam laga itu, pemain Venezia FC tersebut memang tampil solid sepanjang pertandingan untuk mengomandoi lini belakang.
Jay Idzes, yang memegang ban kapten pada laga ini, menyampaikan apresiasi terhadap soliditas tim.
Ia menyebut kemenangan atas China merupakan hasil dari kerja keras kolektif dan koneksi antar pemain yang semakin baik.
"Kalian sudah bernyanyi selama ini, tapi alasan kenapa kami berada di sini, alasan kenapa kami berjuang sebesar ini adalah karena kami bermain untuk [kalian] para pendukung, kami bermain untuk rakyat," kata Jay Idzes usai pertandingan, Kamis (5/5/2025).
Konsistensi komunikasi dan koordinasi di lapangan menjadi kunci utama keberhasilan Indonesia menahan tekanan tim lawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan