Suara.com - Menjelang Piala AFF U-23 2025, Timnas Indonesia U-23 mulai bersiap diri melalui pemusatan latihan (TC) yang berlangsung di Jakarta sejak 20 Juni hingga 14 Juli 2025.
Dari 30 nama yang dipanggil pelatih baru Gerald Vanenburg, terdapat sederet pemain muda potensial dengan menit bermain tinggi di kompetisi klub. Salah satu yang mencuri perhatian adalah gelandang Arema FC, Arkhan Fikri.
Arkhan mencatatkan diri sebagai pemain dengan menit bermain terbanyak di antara seluruh penggawa Timnas U-23 yang dipanggil.
Musim 2024/2025, ia tampil dalam 29 pertandingan Liga 1 bersama Arema FC dan mengumpulkan total 2.500 menit bermain.
Tak hanya itu, kontribusinya cukup signifikan dengan mencetak dua gol dan lima assist sepanjang musim.
Performa konsisten Arkhan di level klub membuatnya kembali dipercaya memperkuat Garuda Muda.
Ia tak sekadar pemain muda biasa, tetapi juga bagian dari generasi emas peninggalan Shin Tae-yong yang sukses menembus semifinal Piala Asia U-23 2024 di Qatar.
Selain Arkhan, lima nama lain dari skuad tersebut juga kembali dipanggil, yakni Daffa Fasya, Muhammad Ferarri, Dony Tri Pamungkas, Rayhan Hannan, dan Hokky Caraka.
“Saya senang dengan para pemain yang saya pilih, dan kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk tampil sebaik mungkin demi Indonesia,” ujar Gerald Vanenburg seperti dikutip dari Kita Garuda.
Baca Juga: Pemain Keturunan Grade A Mandek Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Kini Diincar Klub Liga Eropa
Pelatih asal Belanda ini tampaknya memberi kepercayaan besar kepada para pemain berpengalaman dari era Shin, termasuk Arkhan Fikri yang dikenal memiliki mental dan jam terbang kompetitif meski baru berusia 20 tahun.
Selain tampil untuk tim U-19 dan U-20 sebelumnya, Arkhan juga sudah mengemas delapan penampilan bersama Timnas senior.
Selain Arkhan, ada sejumlah pemain lain yang memiliki catatan menit bermain tinggi di level klub, menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan ketat di Grup A Piala AFF U-23 yang dihuni Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam.
Pemain dengan menit bermain terbanyak kedua di antara skuad Timnas Indonesia U-23 adalah Althaf Indie Alrizky.
Bersama Persis Solo pada musim lalu, Althaf tampil dalam 32 laga dan mencatatkan total waktu bermain mencapai 2.249 menit.
Dalam periode tersebut, ia turut menyumbang tiga assist untuk timnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai