Suara.com - Nomor punggung pemain bukan sekadar nomor. Nomor punggung itu melekat seiring perjalanan karier sang pemain di sebuah klub.
Semakin cemerlang, loyal, dan besarnya legacy seorang pemain di sebuah klub, maka semakin besar kemungkinan klub memensiunkan nomor pemain itu.
Namun, ada pula alasan lain yang bisa membuat nomor punggung seorang pemain dipensiunkan oleh klub.
Salah satu di antaranya adalah sang pemain meninggal dunia saat masih menjadi bagian dari klub tersebut. Termasuk di Liga Inggris, berikut beberapa klub yang memensiunkan nomor punggung pemain.
1. Liverpool - Diogo Jota
Liverpool dan publik sepak bola dunia berduka usai Diogo Jota meninggal akibat kecelakaan tragis yang terjadi pada Kamis (3/7).
Manajemen The Reds lalu mengambil keputusan untuk memensiunkan nomor punggung 20. Nomor yang ia pakai sejak bergabung dengan Liverpool pada September 2020.
Selama membela Si Merah, pemain yang meninggal di usia 28 tahun itu telah mencetak 65 gol dari 182 laga lintas ajang dan meraih gelar Liga Inggris, Piala FA, Piala Piala Liga Inggris.
2. Birmingham City) - Jude Bellingham
Baca Juga: Momen Satu Pemain Timnas Indonesia Bertanding Lawan Diogo Jota
Jude Bellingham, pemain muda berbakat yang kini bermain untuk Real Madrid, memiliki nomor punggung 22 saat bermain untuk Birmingham City.
Klub tersebut mempensiunkan nomor punggungnya setelah ia bergabung dengan Borussia Dortmund pada tahun 2020.
Bellingham hanya memainkan kurang dari 50 pertandingan buat Birmingham City, tapi dianggap sebagai pemain paling bertalenta yang pernah dimiliki Birmingham.
3. Manchester City - Marc-Vivien Foe
Marc-Vivien Foe, pemain yang meninggal saat bermain untuk Kamerun pada tahun 2003, memiliki nomor punggung 23 saat bermain untuk Manchester City.
The Citizens kemudian memensiunkan nomor punggungnya sebagai penghormatan dari klub.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan