Suara.com - Mertua Pratama Arhan, Andre Rosiade membantah kalau dirinya dituding sebagai bagian dari mafia sepak bola.
Bantahan itu disampaikan oleh Andre Rosiade saat jadi bintang tamu di kanal Youtube Akmal Marhali.
Politisi Gerindra itu menjelaskan bahwa dirinya tetap kritis dan galak terhadap sepak bola Indonesi, meski klub Semen Padang telah lolos dari degradasi Liga 1 musim lalu.
Seperti diketahui, Andre Rosiade menjabat sebagai penasihat klub Semen Padang.
Menurut Andre Rosiade, sikapnya yang galak meski Semen Padang terhindar dari degradasi jadi bukti bahwa ia bukan mafia bola.
"Kita bukan bagian dari mafia," kata Andre Rosiade.
"Jadi kalau ada suporter yang bilang, Andre itu mafia, kalau saya mafia, tentu setelah tim saya (Semen Padang) lolos degradasi diam," tambahnya.
"Malah kok setelah lolos degradasi tambah galak. Maka berarti, saya bukan bagian dari mafia dong," tegas mertua Pratama Arhan tersebut.
Andre Rosiade balik mempertanyakan suporter yang menudingnya sebagai mafia bola, mengapa tidak mengkritisi klub idola mereka yang diam dengan kondisi sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Dituduh Pemain Titipan, Bagaimana Statistik Pratama Arhan di Era Shin Tae-yong?
Masih di kesempatan yang sama, Andre Rosiade juga membongkar kelakuan dari pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert pasca kekalahan Timnas Indonesia dari Jepang beberapa waktu lalu.
Timnas Indonesia dikalahkan Jepang dengan skor telak 0-6 di matchday terakhir grup C babak Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Menurut Andre Rosiade, pasca kekalahan dari Jepang, pelatih Patrick Kluivert justru liburan ke Kyoto.
Mertua Pratama Arhan itu menyayangkan tindakan Kluivert tersebut. Andre menegaskan seharusnya ada evaluasi pasca kekalahan Timnas Indonesia tersebut.
“Saya sengaja membuka ini agar publik memahami kondisi psikologis kita semua. Ribuan suporter sudah mengorbankan waktu dan uang untuk menyaksikan laga di Osaka, tapi saat fans masih bersedih, pelatih justru berlibur,” ungkap Andre
"Seharusnya setelah kekalahan, ada evaluasi dulu. Tapi ini malah dua hari setelah dibantai, langsung ke Kyoto,” tambahnya.
Tag
Berita Terkait
-
Dituduh Pemain Titipan, Bagaimana Statistik Pratama Arhan di Era Shin Tae-yong?
-
Asnawi Mangkualam Anak Emas Shin Tae-yong
-
Antusiasme Memuncak! Shayne Pattynama Sambut Musim Baru dengan Buriram United
-
Hadapi Timnas Indonesia U-23, Penyerang Naturalisasi Malaysia Tak Takut Suporter Garuda
-
Patrick Kluivert dan Asisten Timnas Indonesia Rapat Darurat di Belanda, Kenapa?
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Kata-kata Nathan Tjoe-A-On yang Sukses Bantu Willem II Promosi ke Eredivisie
-
Paul Munster Tegaskan Tetap Tangani Bhayangkara FC Musim Depan
-
AS Roma Resmi Perpanjang Kontrak Mario Hermoso dan Permanenkan Donyell Malen
-
Skuad AS Piala Dunia 2026: Mauricio Pochettino Andalkan Christian Pulisic Lagi
-
Daftar Pemain Maroko di Piala Dunia 2026, Achraf Hakimi dan Brahim Diaz Jadi Tumpuan
-
Daftar Pemain Amerika Serikat di Piala Dunia 2026, Andalkan Christian Pulisic di Lini Depan
-
2 Titik Lemah PSG yang Bisa Dimanfaatkan Arsenal di Final Liga Champions
-
Julian Alvarez Ingin Argentina Pertahankan Gelar Juara Piala Dunia
-
Takefusa Kubo Jadi Tumpuan Utama Timnas Jepang Usai Badai Cedera Samurai Blue
-
Kiprah Igor Tolic Saat Jadi Caretaker Persib di 3 Laga Sebelum Naik Jadi Pelatih Kepala