Gol hiburan saat itu dicetak oleh Evan Dimas, sekaligus menjadi satu-satunya gol Indonesia ke gawang Oman sejauh ini.
Sementara itu, Uni Emirat Arab menjadi lawan berat dalam laga pamungkas ronde kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022. Pertandingan yang digelar pada 11 Juni 2021 tersebut berakhir dengan kekalahan telak 0-5 untuk Indonesia.
Kekuatan dan kedalaman skuad UEA menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi dengan persiapan ekstra.
Berikut ini adalah rekap hasil pertandingan Timnas Indonesia melawan negara-negara peserta ronde keempat sejak era Shin Tae-yong:
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia:
5 September 2024: Arab Saudi 1-1 Indonesia
19 November 2024: Indonesia 2-0 Arab Saudi
16 November 2023: Irak 5-1 Indonesia (Kualifikasi Piala Dunia 2026)
Baca Juga: Nasib Serupa Timnas Indonesia dan Oman Jelang Drawing Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
15 Januari 2024: Indonesia 1-3 Irak (Piala Asia 2023)
6 Juni 2024: Indonesia 0-2 Irak (Kualifikasi Piala Dunia 2026)
Uni Emirat Arab
11 Juni 2021: Indonesia 0-5 UEA (Kualifikasi Piala Dunia 2022)
Oman
29 Mei 2021: Indonesia 1-3 Oman (Laga Uji Coba)
Catatan Strategis Jelang Ronde Keempat
Berdasarkan sejarah pertemuan tersebut, jelas terlihat bahwa Timnas Indonesia perlu melakukan persiapan yang lebih matang, terutama saat menghadapi tim-tim dengan kekuatan fisik dan pengalaman turnamen yang tinggi.
Kelemahan di sektor pertahanan dan kurangnya konsistensi permainan harus segera dibenahi.
Pengalaman buruk saat melawan Irak dan UEA memberikan pelajaran penting untuk tidak mengulang kesalahan taktik yang sama.
Dengan kehadiran Patrick Kluivert, diharapkan pendekatan taktis yang lebih modern dan pemanfaatan potensi pemain muda yang selama ini digembleng di bawah arahan Shin Tae-yong bisa dimaksimalkan. P
ara pemain seperti Marselino Ferdinan, Rafael Struick, hingga Nathan Tjoe-A-On diharapkan menjadi pilar penting untuk menghadapi babak menantang ini.
Apabila mampu menunjukkan performa konsisten seperti saat melawan Arab Saudi, bukan tidak mungkin Indonesia dapat mencetak sejarah dengan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Dukungan publik, konsistensi pemain, dan strategi yang tepat akan menjadi kunci utama keberhasilan Skuad Garuda di fase ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi