Suara.com - FC Twente harus bermain tanpa salah satu bek andalannya, Mees Hilgers, dalam laga uji coba menghadapi FC Schalke 04, Sabtu lalu.
Keputusan mengejutkan ini diyakini berkaitan dengan keinginan bek Timnas Indonesia itu yang ingin hengkang.
Dikutip dari twenteinsite.nl, dalam dua laga uji coba yang dijalani FC Twente di hari yang sama, tim menurunkan dua komposisi berbeda.
Pertandingan pertama melawan Schalke 04 berakhir imbang 0-0 dan dimainkan oleh skuad utama yang disebut sebagai tim inti. Namun, nama Mees Hilgers tidak tercantum dalam skuad tersebut.
Sebaliknya, Hilgers diturunkan sebagai kapten dalam pertandingan kedua menghadapi Rot-Weiss Oberhausen, yang disebut diperkuat oleh pemain pelapis.
Jurnalis dan pengamat FC Twente, Leon ten Voorde, menyebutkan bahwa posisi Hilgers yang "turun kasta" ini berkaitan langsung dengan niatnya untuk mencari tantangan baru di luar klub.
“Fakta bahwa dia bermain di pertandingan kedua sepenuhnya terkait dengan keinginannya untuk pergi,” tulis Ten Voorde dalam laporan live blog TC Tubantia.
Mees Hilgers mulai menembus tim utama FC Twente pada musim 2021–2022 dan langsung mencuri perhatian dengan gaya bertahannya yang disiplin serta kemampuan membangun serangan dari lini belakang. Performanya membuatnya menjadi salah satu andalan di lini pertahanan dan menarik minat dari sejumlah klub dalam dan luar negeri.
Namun, dalam dua musim terakhir, Hilgers dinilai belum mampu melangkah ke level yang lebih tinggi sebagaimana diharapkan.
Baca Juga: Belum Menyerah, Udinese Tawar Lagi Jay Idzes
Walaupun secara internal ia telah menyampaikan keinginan untuk pindah, rumor konkret soal klub peminat sejauh ini masih terbilang sepi.
Pihak FC Twente disebut tak akan menghalangi kepergiannya asalkan ada tawaran yang sesuai.
Namun sampai tawaran itu datang, situasi tidak menentu ini mulai berdampak pada statusnya di skuad utama.
Dalam laga kontra Schalke 04, pelatih lebih memilih menurunkan Max Bruns dan Alec van Hoorenbeeck sebagai bek tengah.
Padahal secara kualitas, Hilgers dinilai masih lebih unggul dari keduanya. Akan tetapi, sikap dan keinginan hengkang dari sang pemain menjadi pertimbangan utama dalam rotasi ini.
Dengan jendela transfer musim panas yang masih terbuka, masa depan Hilgers di FC Twente tampaknya akan terus menjadi topik hangat.
Apakah sang bek akan segera menemukan klub baru yang bisa memenuhi ekspektasi finansial Twente? Atau ia harus bertahan lebih lama dan berjuang merebut kembali tempatnya di tim utama?
Berita Terkait
-
Belum Menyerah, Udinese Tawar Lagi Jay Idzes
-
AFF U-23: Thailand Ganyang Timor Leste, Timnas Indonesia Harus Waspada?
-
Head to Head Unik Timnas Indonesia, Irak, dan Arab Saudi
-
Cedera Lagi, Kapan Kevin Diks Bisa Debut di Borussia Monchengladbach?
-
AFF U-23: Kadek Arel Ingin Tak Mau Sia-siakan Peluang saat Lawan Malaysia
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim