Suara.com - Insiden penembakan massal yang mengejutkan publik terjadi di Bangkok, ibu kota Thailand, pada Senin, 28 Juli 2025. Lokasinya dekat dengan markas Bangkok United, klub Pratama Arhan di Thailand.
Dikutip dari Straitstimes, peristiwa tragis tersebut berlangsung di sebuah pasar makanan segar yang dikenal ramai dikunjungi warga setempat maupun wisatawan.
Dalam insiden tersebut, penembakan massal Bangkok, seperti dilaporkan sejumlah media internasional, menewaskan empat orang.
Otoritas keamanan Thailand masih menyelidiki motif di balik penembakan massal Bangkok yang menimbulkan kepanikan di kawasan Bang Sue yang berjarak 32 km dari Stadion Thammasat Stadium, markas Bangkok United.
Wakil kepala polisi distrik Bang Sue, Bangkok, Worapat Sukthai, menyatakan bahwa kejadian ini dikategorikan sebagai penembakan massal.
"Sejauh ini, ini adalah penembakan massal," ujar Sukthai.
Sebagian besar korban jiwa dalam penembakan massal Bangkok adalah petugas keamanan yang tengah berjaga di sekitar lokasi.
Total korban meninggal dunia mencapai empat orang, sedangkan satu korban lainnya mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi menemukan bahwa pelaku penembakan massal Bangkok telah meninggal dunia, diduga kuat akibat bunuh diri setelah melakukan aksinya.
Baca Juga: Media Vietnam Sebut Jens Raven Tidak Terlalu Bagus, Loyo Kalau Lawannya Kuat
Pria tersebut hanya disebut sebagai “pelaku bersenjata” oleh pihak berwenang, dan belum ada informasi rinci terkait identitas maupun latar belakangnya.
Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian memperketat pengamanan di sejumlah titik strategis, termasuk pasar dan lokasi keramaian lainnya, pasca penembakan massal Bangkok.
Langkah ini diambil guna mencegah terulangnya insiden serupa dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan