Suara.com - Jelang pertemuan krusial, sorotan tajam dari media Vietnam mulai diarahkan ke para pemain kunci Timnas Indonesia U-23 yaitu Jens Raven.
Media Vietnam Bongdaplus mengomentari ujung tombak Garuda Muda, Jens Raven.
Dalam analisisnya, mereka tak segan melayangkan kritik pedas namun juga memberikan peringatan serius bagi lini pertahanan The Golden Star Warriors.
Menurut Bongdaplus, striker naturalisasi yang kini membela Bali United itu memiliki satu kelemahan fundamental yang menghambat performanya di level atas yakni kebugaran.
Mereka menilai, meskipun Jens Raven dianugerahi postur tubuh ideal yang memungkinkannya menjadi target man yang baik, masalah fisik menjadi penghalang utamanya untuk bisa tampil konsisten dan mencetak gol melawan tim-tim kuat.
Hal ini membuat Jens Raven seringkali gagal memaksimalkan peluang emas.
Bongdaplus mengakui potensi besar yang dimiliki sang pemain, namun langsung menggarisbawahi kondisi fisiknya sebagai catatan penting.
"Jens Raven sedang mengalami masalah fisik, sehingga perlu waktu untuk mengevaluasi peluangnya bermain," tulis laporan Bongdaplus.
Meski begitu, mereka tetap melihatnya sebagai aset berharga bagi skuad Garuda Muda.
Baca Juga: Media Vietnam Skakmat Erick Thohir Soal Main Keras, Justru Timnas Indonesia yang Brutal
"Bisa dibilang ia merupakan salah satu penyerang yang memiliki harapan besar bagi timnas U-23 Indonesia," tambahnya.
Vonis "Bukan Mesin Gol"
Analisis Bongdaplus menjadi lebih tajam ketika membedah catatan gol Jens Raven.
Mereka berpendapat bahwa naluri mencetak gol sang striker memang terlihat berbahaya, namun efektifitasnya sangat dipertanyakan saat menghadapi lawan sepadan.
Ketajamannya dinilai hanya terlihat maksimal saat menghadapi tim yang levelnya jauh di bawah.
Laga final Piala AFF U-23 2025 nanti dianggap akan menjadi panggung pembuktian sesungguhnya bagi Jens Raven, apakah ia benar-benar seorang predator atau hanya tajam melawan tim lemah.
Berita Terkait
-
Kapten Timnas Vietnam U-23 Bantah Tudingan Timnya Main Keras Jelang Lawan Indonesia
-
Gibran Prediksi Vietnam 'Babak-belur' di Tangan Timnas Indonesia U-23
-
Pelatih Brasil: Ada Dua Pemain Hebat dari Timnas Indonesia U-23, Bukan Jens Raven
-
Media Vietnam Sebut Jens Raven Tidak Terlalu Bagus, Loyo Kalau Lawannya Kuat
-
Timnas Indonesia U-23: Waktunya Bikin Pemain Vietnam Pulang Tanpa Piala
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim