Suara.com - PSM Makassar melepas satu pemainnya untuk bekerja alias merumput di Liga Kamboja. Dia adalah Sulthan Zaky, salah satu wonderkid tim berjuluk Juku Eja.
Musim 2025/2026, pemain yang sempat menjadi andalan Pelatih Shin Tae-yong di Timnas Indonesia U-19 itu akan gabung dengan tim asal Kamboja, MOI Kompong Dewa FC.
PSM melepas Sulthan Zaky dengan status pinjaman. Artinya, pemain 19 tahun itu tidak akan berada di skuad Pasukan Ramang dalam mengarungi Super League 2025/2026.
Kabar ini disampaikan langsung melalui Instagram resmi klub beberapa waktu lalu.
Dalam keterangannya, PSM Makassar berharap Sulthan Zaky bisa menimba ilmu sebanyak-banyaknya, kemudian mendapat menit tampil yang cukup.
"PSM Makassar meminjamkan bek muda potensial, Sulthan Zaky ke klub Kamboja Premier League, MOI Kompong Dewa FC."
"Semoga Sulthan Zaky bisa terus berkembang dan berkontribusi positif untuk klub selama masa peminjamannya," tulis PSM.
Liga Kamboja musim 2025/2026 baru akan dimulai pada 9 Agustus mendatang. Sulthan Zaky harus berusaha keras supaya bisa mendapat banyak menit bermain.
Adapun MOI Kompong Dewa sendiri telah menjalani musim berat pada Liga Kamboja musim lalu. Hadirnya Zaky diharapkan bisa mengangkat prestasi klub tersebut.
Baca Juga: Kekalahan Timnas Indonesia U-23 Jadi Mimpi Buruk, Erick Thohir: Vietnam Memalukan
Zulthan Zaky sendiri merupakan pemain muda yang sudah cukup dikenal di kancah sepak bola nasional.
Ia mulai mencuri perhatian sejak bergabung dengan Timnas Indonesia U-19 di era kepelatihan Shin Tae-yong. Dalam beberapa kesempatan, ia tampil solid di lini belakang dan menjadi Andalan dalam beberapa laga uji coba maupun turnamen usia muda.
Lahir pada tahun 2005, Zaky merupakan pemain jebolan Elite Pro Academy dan mulai menapaki karir profesionalnya bersama PSM Makassar.
Meski masih muda, ia dikenal memiliki disiplin tinggi, kemampuan membaca permainan yang baik, serta kepercayaan diri dalam duel satu lawan satu.
Kesempatan bermain di luar negeri, seperti di Liga Kamboja, tentu menjadi peluang emas bagi Zaky untuk memperluas pengalaman dan mengasah kemampuan.
Jika mampu menunjukkan performa yang konsisten bersama MOI Kompong Dewa FC, bukan tidak mungkin karirnya akan semakin melesat, bahkan membuka peluang kembali ke level senior Timnas Indonesia di masa mendatang.
Langkah PSM Makassar meminjamkannya juga merupakan bagian dari strategi pengembangan pemain muda, agar mereka bisa mendapatkan jam terbang yang lebih baik dan kembali ke klub dalam kondisi lebih matang.
Berita Terkait
-
Kekalahan Timnas Indonesia U-23 Jadi Mimpi Buruk, Erick Thohir: Vietnam Memalukan
-
Selamat Datang Elkan Baggott! Pintu Timnas Indonesia Terbuka: Tampil Solid Bersama Ipswich Town
-
Rekap Penampilan 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia: Kevin Diks Paling Menyala!
-
Cetak 6 Gol dalam Satu Laga, Sehebat Itukah Mauro Zijlstra? Jawaban Sang Juara Dunia Mengejutkan
-
Kata Media Jerman Soal Gol Perdana Kevin Diks: Dia Bek Serba Bisa
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan