Suara.com - Manchester City kedatangan amunisi penting di lini tengah setelah Rodri dipastikan pulih dari cedera ACL.
Kepastian ini bukan hanya kabar baik untuk Pep Guardiola, tetapi juga sinyal keras bagi gelandang keturunan Indonesia, Tijjani Reijnders, yang kini harus bekerja ekstra untuk mempertahankan posisinya di Etihad.
Pep Guardiola memastikan Rodri siap diturunkan saat City menjamu Tottenham Hotspur di Stadion Etihad, Sabtu (23/8/2025) pukul 18.30 WIB.
Sebelumnya, pemenang Ballon d’Or 2024 itu absen pada kemenangan 4-0 kontra Wolverhampton Wanderers di pekan pertama Liga Inggris.
“Rodri dan Phil Foden tidak tersedia untuk pertandingan terakhir, mereka absen karena kurangnya latihan. Mereka siap untuk besok,” ucap Pep, dikutip dari laman resmi Liga Inggris.
Rodri hanya memainkan empat pertandingan musim lalu akibat cedera panjang.
Ia sempat membangun kebugarannya lewat ajang Piala Dunia Antarklub 2025, meski tidak sekalipun bermain penuh 90 menit.
Comeback ini otomatis menambah persaingan di lini tengah City, tempat Reijnders sebelumnya cukup diandalkan.
Guardiola bahkan menegaskan betapa vitalnya sang gelandang Spanyol.
Baca Juga: Kaget! Duduk Perkara Pencoretan Ivar Jenner dari Timnas Indonesia dan Timnas U-23
“Saya hanya ingin konsistensi dengan Rodri. Saya tidak meragukan potensi atau kemampuannya. Namun, sejauh ini, dia adalah pemain terbaik di dunia,” tegas Pep.
Reijnders Tersingkir, tapi Buka Jalan ke Timnas Indonesia
Kembalinya Rodri bisa jadi kabar buruk untuk Reijnders, karena menit bermainnya terancam berkurang.
Namun, nama Reijnders belakangan tetap jadi sorotan di Indonesia.
Bintang berdarah Maluku itu baru-baru ini memberi kode mengejutkan: ia tidak menutup kemungkinan suatu hari melatih Timnas Indonesia.
“Mungkin saja suatu hari saya melatih Indonesia, seperti Kluivert sekarang. Kita lihat saja nanti,” ujar Reijnders dalam wawancara bersama Stadium Astro.
Pernyataan ini langsung ramai dibicarakan. Apalagi, publik Indonesia masih mengingat bahwa pada 2022, PSSI sempat berusaha menaturalisasi Reijnders saat ia masih di AZ Alkmaar.
Namun ia menolak dan akhirnya memilih memperkuat Timnas Belanda.
Meski gagal menjadi pemain Garuda, Reijnders mengaku tetap mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia.
“Ya, saya menonton semua pertandingan Timnas Indonesia. Mereka punya peluang bagus,” katanya.
Lebih emosional lagi, ia berharap bisa berhadapan dengan adiknya, Eliano Reijnders, yang resmi membela Timnas Indonesia sejak Oktober 2024.
“Itu akan jadi mimpi yang luar biasa, berhadapan langsung dengan adik saya di Piala Dunia,” ujarnya.
Dari Etihad ke Garuda: Jalan Panjang Reijnders
Kini, Reijnders berusia 26 tahun dan mantap bersama Belanda di pentas Eropa.
Namun, dengan pengakuan terbuka soal peluang melatih Indonesia, ia bisa menjadi figur penting bagi Garuda di masa depan—bukan dari lapangan, melainkan dari pinggir lapangan.
Skenario ini membuat publik Indonesia punya alasan baru untuk terus mengikuti karier Reijnders.
Persaingannya di Manchester City bersama Rodri, Phil Foden, dan gelandang top lain mungkin akan membatasi perannya.
Tetapi, pengalaman di level tertinggi justru bisa jadi bekal emas bila suatu hari ia benar-benar kembali ke Tanah Air sebagai pelatih.
Berita Terkait
-
Belum Lama di FC Utrecht, Miliano Jonathans Bisa Langsung Jalani Ujian Berat di Timnas Indonesia
-
Souza: Larang Pemain ke Timnas Indonesia Sama Saja Bunuh Karier Mereka
-
Aduh Sial, Timnas Belanda Didesak Panggil Pemain Keturunan Rp225 Miliar
-
Belum 24 Jam Senang, Elkan Baggott Sudah Dikabarkan Buruk Media Inggris
-
Robi Darwis Ingin Memberikan Prestasi Bagi Timnas Indonesia U-23
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Update Kondisi Pemain Persib Jelang Hadapi Madura United, Marc Klok Comeback?
-
Comeback Fenomenal Pemain Keturunan Indonesia, Tampil Impresif Usai Pulih dari Cedera ACL
-
Prediksi Inter Milan vs Bodo/Glimt: Misi Comeback Nerazzurri di San Siro
-
Prediksi Atletico Madrid vs Club Brugge: Duel Hidup-Mati di Metropolitano, Siapa Lolos ke 16 Besar?
-
Erick Thohir Waspadai Kekuatan Tersembunyi St Kitts and Nevis
-
St. Kitts and Nevis Disebut Bisa Bikin Timnas Indonesia Naik Level
-
Bayang-bayang Berlin 1936, Jerman Tetap Pertimbangkan Bidding Tuan Rumah Olimpiade 2036
-
Jordi Cruyff Didesak Tunjuk Eks Pelatih Eliano Reijnders Latih Maarten Paes Cs
-
Erick Thohir Sebut FIFA Series 2026 Panggung John Herdman Bangun Era Baru Timnas Indonesia
-
Bek Manchester United Dijatuhi Larangan Mengemudi 6 Bulan