Suara.com - Winger muda FC Utrecht, Miliano Jonathans, akhirnya resmi menyandang status Warga Negara Indonesia setelah menjalani prosesi pengambilan sumpah kewarganegaraan di Kementerian Hukum, Jakarta Selatan, Rabu (3/9/2025).
Kehadiran Miliano Jonathans dalam acara naturalisasi WNI ini menarik perhatian publik karena ia tampil dengan balutan jas hitam dan peci yang mencerminkan identitas budaya Indonesia.
Prosesi pengambilan sumpah Miliano Jonathans dimulai tepat pukul 13.25 WIB dan berlangsung dengan suasana khidmat yang penuh makna bagi perjalanan kariernya di sepak bola Indonesia.
Dalam momen penting ini, hadir pula Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Menteri Hukum Supratman Andi Atgas yang mendampingi langsung proses naturalisasi pemain keturunan Indonesia-Belanda tersebut.
Setelah sah menjadi WNI, langkah administratif selanjutnya adalah perpindahan federasi Miliano Jonathans dari KNVB Belanda ke PSSI agar ia dapat membela Timnas Indonesia secara resmi.
Proses administrasi ini diyakini akan berjalan cepat sehingga peluang Miliano Jonathans tampil pada FIFA Match Day September terbuka sangat lebar.
Publik sepak bola Tanah Air menaruh harapan besar pada kehadiran Miliano Jonathans di Timnas Indonesia karena ia mampu memperkuat sektor sayap maupun lini tengah.
Pemain berusia 21 tahun ini memiliki garis keturunan Indonesia dari sang kakek, Willem Maximilian Jonathans, yang lahir di Depok pada 27 November 1957.
Sementara itu, ayah Miliano Jonathans bernama Dennis Bernhard Jonathans lahir di Nijmegen, Belanda, pada 8 September 1980, dan Miliano sendiri lahir di Arnhem pada 5 April 2004.
Baca Juga: Banyak Pemain Naturalisasi Pulang Kampung, Ini Tanggapan Patrick Kluivert!
Karier sepak bola Miliano Jonathans dimulai dari akademi Arnhemse Boys sebelum bergabung dengan tim muda Vitesse pada tahun 2014.
Berkat performa konsisten, ia berhasil menembus skuad utama Vitesse pada 2021 dan menjalani debut di kompetisi domestik Belanda.
FC Utrecht kemudian merekrut Miliano Jonathans pada Januari 2025 sebagai pemain muda berbakat untuk memperkuat lini serang klub.
Sejak bergabung dengan FC Utrecht, Miliano Jonathans sudah tampil dalam tujuh pertandingan di berbagai ajang, termasuk dua kali di kualifikasi Europa League musim 2025/2026.
Gaya bermain Miliano Jonathans dikenal eksplosif dengan kecepatan dan kelincahan yang membuatnya efektif di sektor sayap kanan.
Dengan tinggi badan 178 cm, Miliano Jonathans juga mampu berperan sebagai gelandang serang sehingga menambah fleksibilitas taktik tim.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi