- Viktor Gyokeres tidak menyesali cara kontroversialnya meninggalkan Sporting CP
- Proses transfer Gyokeres ke Arsenal berlangsung sulit dan penuh keteganga
- Gyokeres kini memilih fokus penuh pada Arsenal
Suara.com - Striker anyar Arsenal, Viktor Gyokeres, akhirnya buka suara terkait aksi kontroversialnya saat memaksakan kepindahan dari Sporting CP musim panas lalu.
Pemain asal Swedia itu menegaskan dirinya tidak menyesali langkah yang diambil, meski mendapat kritik keras dan sempat dijatuhi sanksi denda oleh mantan klubnya.
Gyokeres tampil gemilang bersama Sporting dalam dua musim terakhir dengan torehan 97 gol.
Namun, ambisinya untuk menjajal level lebih tinggi membuatnya menolak hadir dalam sesi pramusim di Lisbon.
Aksi itu dilakukan agar transfer ke Arsenal segera terealisasi. Keputusan Gyokeres sempat menuai kontroversi.
Presiden Sporting bahkan menuding agen sang pemain melakukan “pemerasan” dengan maksud menekan klub agar menurunkan harga transfer.
Meski begitu, kepindahan akhirnya rampung setelah Arsenal bersedia menggelontorkan dana besar.
Kepada media Inggris, Gyokeres menegaskan dirinya tidak merasa perlu membuktikan apa pun kepada para pengkritik.
“Banyak orang punya pendapat tentang hal yang mereka tidak benar-benar tahu. Wajar saja, semua orang bebas beropini. Tapi saya tidak merasa perlu menjelaskan atau membuktikan sesuatu kepada orang yang tidak tahu situasi sebenarnya,” ujarnya dikutip dari Daily Mail.
Baca Juga: Rekap Transfer Liga Inggris: Liverpool dan Arsenal Boros Belanja Pemain
Ia mengakui proses transfer berlangsung cukup melelahkan.
“Itu sulit. Kami menunggu lama, tapi saya senang akhirnya bisa selesai tepat waktu dan saya bisa ikut pramusim Arsenal. Memang disayangkan berakhir seperti itu dengan Sporting, tapi kadang hidup berjalan seperti itu,” tambahnya.
Meski masa lalu bersama Sporting diwarnai ketegangan, Gyokeres memilih fokus ke tantangan barunya.
“Yang terpenting bagi saya adalah berada di sini sekarang, bekerja keras, dan membantu tim. Itu yang jadi prioritas saya,” tegasnya.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Rekap Transfer Liga Inggris: Liverpool dan Arsenal Boros Belanja Pemain
-
Jor-Joran di Bursa Transfer, Orientasi Persib Bandung Seharusnya Bukan Lagi Liga Domestik
-
Lepas Antony ke Real Betis, Manchester United Rugi Bandar
-
Ilkay Gundogan Pilih 'Pulang Kampung' usai Sepakat Akhiri Kontrak dengan Manchester City
-
Manchester City Sah Boyong Gianluigi Donnarumma dari PSG
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur