- Shayne Pattynama tampil gemilang dan jadi kunci kemenangan Buriram United atas Johor DT.
- Sandy Walsh masuk sebagai pemain pengganti, tetapi tetap memberi kontribusi penting.
- Mathew Baker belum debut, namun partisipasinya mempertegas eksistensi pemain muda Indonesia di Asia.
Suara.com - Matchday pertama AFC Champions League Elite 2025-2026 menghadirkan momen membanggakan bagi publik sepak bola Indonesia. Beberapa pemain Timnas Indonesia mentas dan bahkan bersinar.
Meski klub tanah air belum kembali tampil sejak 2011, tiga pilar Timnas Garuda sukses mencuri perhatian lewat klub masing-masing.
Mereka adalah Shayne Pattynama bersama Buriram United, Sandy Walsh yang juga membela tim Thailand tersebut, serta Mathew Baker yang masuk skuad Melbourne City.
Shayne Pattynama Jadi Sorotan di Laga Buriram vs Johor DT
Dari ketiganya, penampilan Shayne Pattynama paling mencolok.
Bek keturunan Maluku itu dipercaya turun sejak menit awal ketika Buriram United menjamu Johor Darul Takzim.
Shayne tampil agresif di sektor kiri, bahkan nyaris mencatatkan assist melalui umpan silangnya.
Aksinya juga krusial dalam proses gol kedua Buriram, saat ia melakukan intercept cerdas yang berujung pada gol Robert Zulj.
Hasil akhir 2-1 untuk Buriram menegaskan peran penting Pattynama, yang disebut-sebut sebagai salah satu pemain kunci kemenangan tersebut.
Sandy Walsh Masuk dari Bangku Cadangan
Berbeda dengan Shayne, Sandy Walsh harus menunggu hingga menit ke-60 untuk masuk menggantikan Filip Stojkovic.
Baca Juga: Wajah Mirip Banget, Sandy Walsh Sebut Jesper Nyholm sebagai Sepupu dari Filipina
Meski hanya bermain setengah jam, kontribusi Walsh terbukti penting.
Ia menjaga rapat sisi kanan pertahanan Buriram dari tekanan Johor DT hingga peluit akhir.
Pengalaman Walsh memberi tambahan rasa aman bagi tim yang akhirnya mengunci kemenangan.
Mathew Baker Belum Mendapat Kesempatan
Sementara itu, Mathew Baker masih harus bersabar. Bek muda Timnas U-17 ini memang masuk dalam daftar pemain cadangan Melbourne City saat menghadapi Sanfrecce Hiroshima.
Sayangnya, kesempatan debut belum tiba. Melbourne City justru tumbang 0-2 dari wakil Jepang, membuat Baker harus menunggu laga berikutnya untuk unjuk gigi di panggung Asia.
Kontribusi Pemain Indonesia Kian Terlihat di Asia
Meski hanya dua yang mendapat menit bermain, kehadiran Shayne Pattynama, Sandy Walsh, dan Mathew Baker menjadi bukti nyata bahwa nama-nama dari Indonesia semakin dikenal di kancah Asia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak
-
Ledakan Babak Kedua! Rahasia Bernardo Tavares Hancurkan PSBS Biak 4-0 Terungkap
-
Bawa Klub Presiden Prabowo Promosi, Widodo Cahyono Putro Justru Kecewa, Ini Alasannya
-
Gelandang Asal Brasil Ini Mendadak Galau Bersama Kendal Tornado FC, Ini Penyebabnya
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Pesta Gol Sekaligus 'Antar' PSBS Biak Degradasi
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Arah Angin Berubah! Posisi Tawar Mees Hilgers Kini Pahit, FC Twente Semringah
-
Iran Walk Out dari Kongres FIFA 2026, Infantino Takut dan Tunduk pada AS
-
Update Kasus Pasporgate Dean James: Liga Belanda Terancam Chaos!
-
Pemain Keturunan Indonesia Sesumbar Lebih Baik dari Calhanoglu dan McTominay