- Mainoo baru mencatatkan 117 menit bermain di Premier League musim ini, di tengah performa lini tengah MU yang dianggap melempem.
- Trio Bruno Fernandes, Casemiro, dan Manuel Ugarte tampil tidak konsisten, membuat banyak fans menuntut Mainoo diberi kesempatan starter.
- Mainoo baru mencatatkan 117 menit bermain di Premier League musim ini, di tengah performa lini tengah MU yang dianggap melempem.
Suara.com - Situasi di ruang ganti Manchester United kembali memanas jelang laga berat melawan Liverpool di Anfield, Minggu (19/10/2025).
Gelandang muda Kobbie Mainoo dikabarkan tidak puas dengan minimnya waktu bermain dan tengah mempertimbangkan hengkang pada bursa transfer Januari mendatang.
Pelatih MU, Ruben Amorim, mengakui bahwa Mainoo memang ingin tampil lebih sering demi peluang tampil di Piala Dunia 2026, namun ia menegaskan sang pemain tetap dibutuhkan di Old Trafford.
“Saya tahu semua ingin main, apalagi tahun depan ada Piala Dunia. Tapi dia masih pemain kami, dan kami butuh semua pemain untuk musim yang panjang,” ujar Amorim dikutip dari Pro Sports Images.
Mainoo baru mencatatkan 117 menit bermain di Premier League musim ini, di tengah performa lini tengah MU yang dianggap melempem.
Trio Bruno Fernandes, Casemiro, dan Manuel Ugarte tampil tidak konsisten, membuat banyak fans menuntut Mainoo diberi kesempatan starter.
Namun, Amorim justru menilai pemain berusia 20 tahun itu masih perlu berkembang.
“Banyak yang mengira Mainoo sudah jadi pemain lengkap, tapi saya pikir dia masih bisa jauh lebih baik. Dia harus terus meningkatkan diri,” kata pelatih asal Portugal itu.
Meski begitu, rumor kepergian Mainoo terus berembus.
Baca Juga: Paul Scholes Serang 3 Pemain Manchester United: Mereka Sudah Habis di Premier League
Sejumlah klub seperti Newcastle United, Aston Villa, dan Napoli disebut siap menampungnya jika MU membuka pintu keluar.
Di sisi lain, tekanan terhadap Amorim juga meningkat.
MU kini terpuruk di peringkat ke-11 klasemen Premier League dengan 10 poin, dan kekalahan dari Liverpool bisa membuat posisi sang pelatih semakin goyah.
Meski Sir Jim Ratcliffe selaku co-owner klub menyatakan pelatih perlu diberi waktu tiga tahun untuk membangun tim, hasil buruk dan keputusan kontroversial Amorim di lini tengah bisa mempercepat evaluasi.
Jika performa tidak membaik dan Mainoo terus dicadangkan, bukan tidak mungkin Amorim sendiri akan menjadi sosok berikutnya yang “keluar” dari Old Trafford.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL