-
Atep Riza menilai pelatih baru Timnas Indonesia harus berkarakter kuat dan memahami kemampuan pemain agar tim tetap harmonis.
-
Ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik dan strategi sesuai potensi pemain.
-
Menurutnya, pelatih asal Eropa bisa membawa pendekatan profesional untuk meningkatkan level Timnas Indonesia.
Suara.com - Mantan pemain Persib Bandung, Atep Riza, mengungkapkan pandangannya tentang kriteria pelatih yang tepat untuk menukangi Timnas Indonesia usai berakhirnya kerja sama dengan Patrick Kluivert.
Menurut Atep, pelatih baru harus memiliki karakter kuat serta memahami betul kemampuan para pemain Garuda. Ia menilai, sosok berkarakter penting untuk menjaga keharmonisan di ruang ganti dan membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pemain.
“Yang paling penting itu pelatihnya bisa menjaga suasana ruang ganti dan mampu berkomunikasi dengan baik,” ujar Atep, yang juga pernah memperkuat Timnas Indonesia.
Legenda Persib Bandung tersebut menambahkan, pelatih ideal harus benar-benar memahami potensi pemain Indonesia agar bisa menentukan strategi yang sesuai. Ia menilai, pelatih sehebat apa pun akan kesulitan jika tidak paham kualitas pemain yang dimiliki.
“Kalau pelatihnya tidak tahu kemampuan pemainnya, tentu akan sulit bersaing. Harus paham dulu kualitas pemain kita dan juga lawan,” kata Atep.
Atep juga membuka kemungkinan pelatih baru berasal dari Eropa, karena menurutnya pelatih dari benua tersebut kerap membawa pendekatan taktis dan profesional yang bisa mendorong Timnas Indonesia ke level lebih tinggi, termasuk dalam upaya menuju Piala Dunia.
Dalam dua tahun terakhir, Timnas Indonesia telah ditangani oleh dua pelatih dengan latar berbeda, yakni Shin Tae-yong dari Korea Selatan dan Patrick Kluivert dari Belanda.
Namun, perjalanan keduanya berakhir setelah skuad Garuda gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
(Antara)
Berita Terkait
-
Legenda Persija Beberkan Kriteria Pelatih Ideal untuk Timnas Indonesia
-
Emil Audero Kirim Sinyal Comeback Akhir Pekan Ini: Perasaannya Positif
-
Bukan Patrick Kluivert, Emil Audero Puji Pelatih yang Bangun Tim dengan Karakter Kuat, STY?
-
Emil Audero Akhirnya Buka Suara: Rasanya Menyakitkan!
-
Mees Hilgers 'Banting Pintu', Bos FC Twente: Selesai Sudah!
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun
-
Peneliti Politik Hukum Beberkan Dugaan Anatomi Korupsi Eks Jampidsus
-
Di Hadapan Prabowo, Ijtima Ulama Sampaikan 3 Rekomendasi Strategis untuk Bangsa
-
Di Depan Prabowo, PKB Ngaku Siap Jadi Bagian Utama Wujudkan Anggaran Pro Rakyat
-
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Sepakati Penguatan Investigasi dan Pertukaran Intelijen
-
Canda Cak Imin ke PKS: Tak Apa Kalah Main Mini Soccer, Asal Jangan Jumlah Kursi
-
Ijtima Ulama PKB Soroti Masa Depan PBNU, Minta Muktamar Jombang Bersih dari Praktik Transaksional