-
Tomas Trucha ingin PSM bermain agresif dan menguasai bola, bukan menunggu seperti era Bernardo Tavares.
-
Pelatih asal Republik Ceko itu menargetkan membawa PSM naik ke lima besar klasemen Super League.
-
Trucha akan menjalani debutnya melawan Madura United di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Minggu (2/11/2025).
Suara.com - Pelatih anyar PSM Makassar, Tomas Trucha, menegaskan ingin timnya tampil lebih menyerang pada sisa musim Super League 2025/2026.
Gaya bermain itu menjadi perubahan besar dibanding era Bernardo Tavares yang mengandalkan strategi bertahan dan serangan balik hingga membawa PSM juara Super League 2023.
“Saya tidak suka menunggu. Saya mau pemain yang aktif dan kontrol bola, pemain bermain lebih agresif,” kata Trucha dalam laman I.League pada Jumat (31/10/2025).
“Lebih banyak kita mengontrol bola maka semakin bagus untuk kita. Lebih sedikit lawan mengontrol bola, lebih sedikit pula peluang lawan membahayakan gawang kita. Saya mau tim terorganisasi dalam bertahan dan menyerang,” sambungnya.
Pelatih asal Republik Ceko tersebut kini dihadapkan pada misi mengangkat posisi PSM yang berada di peringkat 14 klasemen.
“Saya mau tim ini bisa menciptakan banyak peluang. Kita akan kerja keras untuk hal-hal ini,” ujar Trucha.
Ia dikontrak hingga akhir musim dengan target membawa Juku Eja finis di lima besar. Laga debutnya akan berlangsung melawan Madura United di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Minggu (2/11/2025) pukul 15.30 WIB.
(Antara)
Baca Juga: Madura United Segera Lupakan Kekalahan, Fokus Benahi Tim Lawan PSM Makassar
Berita Terkait
-
Madura United Segera Lupakan Kekalahan, Fokus Benahi Tim Lawan PSM Makassar
-
PSM Makassar Umumkan Tomas Trucha sebagai Pelatih Baru, Lisensi UEFA Pro dari Republik Ceko
-
Siap-siap! PSM Makassar Umumkan Pelatih Baru Malam Ini
-
Kunci Sukses Persik Imbangi PSM Makassar, Ong Kim Swee Puji Perjuangan 10 Pemain Macan Putih
-
PSM Makassar Segera Umumkan Pelatih Baru, Punya Pengalaman di Asia hingga Eropa
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung