- Bali United gagal meraih poin setelah kalah 1-0 dari Persib Bandung pada laga kandang pekan ke-11 BRI Super League
- Perubahan jalannya pertandingan terjadi setelah Bali United bermain dengan 10 pemain akibat kartu merah yang diterima Mirza Mustafic
- Meski kalah, pelatih Johnny Jansen menilai performa Bali United menunjukkan perkembangan positif
Suara.com - Bali United gagal meraih poin setelah dikalahkan Persib Bandung pada pertandingan kandang kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Pada pertandingan pekan ke-11 kompetisi BRI Super League 2025/2026, Bali United harus mengakui keunggulan Persib dengan skor 1-0.
Gol tunggal kemenangan Persib pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (1/11/2025) malam, dicetak oleh Andrew Jung saat memasuki menit 84.
Menurut pelatih Bali United, Johnny Jansen, pada pertandingan tersebut skuad Maung Bandung menguasai jalannya pertandingan dan menciptakan peluang di antaranya lewat bola-bola mati.
Meski demikian, peluang dari bola mati yang didapat skuad Maung Bandung masih bisa diantisipasi oleh barisan pertahanan Bali United.
"Dalam pertandingan ini Persib banyak menguasai permainan, lebih banyak mendapatkan bola dari free kick, dan juga corner kick," kata Johnny Jansen.
Bali United sendiri menurut Johnny Jansen mendapat beberapa peluang di antaranya lewat Rahmat Arjuna, namun gagal dimaksimalkan menjadi gol.
"Tapi kita, juga dapat peluang besar dari Rahmat Arjuna yang sebenarnya bisa dijadikan gol," ujarnya.
Johnny Jansen menilai, situasi pertandingan berubah saat Serdadu Tridatu harus bermain dengan 10 pemain, setelah Mirza Mustafic diganjar kartu merah saat memasuki menit 69.
Baca Juga: Julio Cesar Bongkar Kunci Kemenangan Persib Bandung atas Bali United
Menurutnya, sebelum Mirza Mustafic dikartu merah ada pelanggaran lebih dulu yang dilakukan pemain Persib.
"Tapi kemudian situasi berubah, Mirza kena kartu merah, sebelum pelanggaran itu terjadi, Boris seharusnya mendapat pelanggaran karena lawan pegang dia, kita harusnya dapat foul di sana," ungkapnya.
Setelah bermain dengan 10 pemain, permainan menjadi berubah dan Bali United sulit mengimbangi skuad Maung Bandung yang unggul dalam jumlah pemain.
"Mirza Kecewa karena dapat kartu merah, jadi dalam situasi yang kurang seimbang, 9 vs 10 dan akhirnya kita kebobolan," ujarnya.
Meski demikian, Bali United sempat mendapat peluang untuk menyamakan kedudukan, namun penampilan apik Teja Paku Alam membuat gawang Persib tidak kebobolan.
"Kita dapat peluang juga dari Arel, seharusnya bisa jadi gol 1-1, tapi mereka berhasil menjaga gawang mereka," ungkapnya.
Secara hasil Johhny Jansen menilai Bali United gagal meraih poin, namun melihat penampilan anak asuhnya dia melihat ada perkembangan yang ditunjukan oleh skuad Serdadu Tridatu.
"Bahwa tim Bali semakin hari semakin baik, secara perlahan, saya percaya ke depan bisa bangkit dan bisa lebih bagus ke depan," jelasnya.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Julio Cesar Bongkar Kunci Kemenangan Persib Bandung atas Bali United
-
Persib Bandung Kalahkan Bali United, Bojan Hodak:KamiLayak Menang
-
Sosok Ini Jadi Pembisik Bojan Hodak, Taktik Johnny Jansen Bakal Berantakan?
-
Marc Klok Panaskan Duel Lawan Bali United: Persib Datang untuk 3 Poin
-
Puji Bojan Hodak, Johnny Jansen: Dia Pelatih Hebat
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan