- Bruno Moreira mencatat laga ke-100 bersama Persebaya Surabaya saat menang 2-1 atas Persis Solo.
Suara.com - Kapten Persebaya Surabaya, Bruno Moreira, menorehkan pencapaian istimewa setelah mencatatkan penampilan ke-100 bersama tim Bajol Ijo dalam kemenangan 2-1 atas Persis Solo di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jawa Timur, Minggu (3/11/2025) malam.
Bruno mengaku bangga dengan capaian tersebut, namun menegaskan bahwa menjadi legenda bukanlah tujuan utamanya.
“Saya berharap bisa menjadi legenda, tapi itu bukan tujuan utama saya. Hal itu akan datang sendiri jika saya melakukan hal yang benar di dalam dan di luar lapangan,” ujar pemain asal Brasil itu.
Ia menyebut bahwa laga ke-100 ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal babak baru dalam kariernya bersama Persebaya. Motivasi utamanya bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan keinginan untuk terus memberikan performa maksimal di setiap pertandingan.
Menurutnya, semangat dan kerja keras selalu menjadi kunci di setiap kali ia mengenakan seragam hijau kebanggaan Persebaya. Bruno juga mengenang salah satu momen paling berkesan dalam kariernya, yaitu ketika pertama kali tampil di hadapan puluhan ribu suporter di Stadion GBT.
Ia menilai dukungan Bonek dan Bonita menjadi energi besar yang membuatnya terus berjuang di lapangan.
“Semoga prestasi Persebaya akan jauh lebih baik dari sebelumnya,” ucapnya sambil menyampaikan rasa terima kasih kepada rekan setim, pelatih, dan seluruh pendukung yang selalu memberikan dukungan.
Sejak bergabung pada pertengahan 2023, pemain berusia 26 tahun tersebut tampil konsisten di lini serang.
Ia dikenal serba bisa karena mampu bermain di berbagai posisi, baik sebagai sayap kiri, kanan, maupun gelandang serang.
Baca Juga: Persebaya Krisis Bek Hadapi Persis Solo, Misi Bangkit Tanpa 3 Pilar Kunci di GBT
Hingga pekan ke-11 musim 2025/2026, Bruno telah mencetak tiga gol serta berkontribusi lewat sejumlah assist penting yang membantu Persebaya meraih hasil positif.
(Antara)
Berita Terkait
-
Persebaya Krisis Bek Hadapi Persis Solo, Misi Bangkit Tanpa 3 Pilar Kunci di GBT
-
Kembali Perkuat Lini Tengah, Fuad Sule Siap Tampil Perdana Bersama Persis Solo Lawan Persebaya
-
Fuad Sule Antusias Hadapi Persebaya, Bertekad Akhiri Tren Buruk Persis Solo
-
3 Pemain Andalan Persebaya Surabaya Absen saat Hadapi Persis Solo
-
Emosional Saat Diganti, Ini Penjelasan Saddil Ramdani
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan