- John Heitinga, mantan pelatih Ajax, kini tersedia di pasar pelatih memicu spekulasi di Indonesia.
- Heitinga memiliki ikatan emosional dengan Indonesia karena kakeknya dari Belitung dan ayahnya dari Jakarta.
- Ia menyoroti perlunya struktur serta pendidikan taktik sejak dini bagi kemajuan sepak bola Indonesia.
Suara.com - Nama besar dengan ikatan emosional yang kuat pada Indonesia kini tersedia di pasar pelatih.
John Heitinga mantan pilar Timnas Belanda dan Ajax Amsterdam, belum lama ini harus mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih Ajax Amsterdam.
Situasi ini ditambah dengan gestur terbarunya di media sosial, tak pelak memicu spekulasi liar di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air.
John Heitinga sendiri bukanlah sosok yang asing. Dalam sebuah wawancara di The John Dykes Show, ia secara terbuka pernah mengungkapkan koneksi mendalamnya dengan Indonesia.
Ia menceritakan bahwa kakeknya berasal dari Belitung dan ayahnya lahir di Jakarta, yang membuat laga melawan Timnas Indonesia menjadi momen yang sangat personal baginya.
“Aku pernah bermain melawan Indonesia bersama Timnas Belanda, jadi itu sangat spesial bagiku, keluargaku, dan terutama kakekku. Jadi latar belakangku dari Indonesia dan bagiku itu cukup istimewa,” ungkap Heitinga.
Tidak hanya soal darah, Heitinga juga menaruh kekaguman pada gairah suporter Indonesia. Ia bahkan memberikan analisisnya mengenai apa yang dibutuhkan sepak bola Tanah Air untuk bisa maju.
“Saat kami bermain di Indonesia, saya ingat semua fans dan mereka luar biasa. Satu-satunya hal adalah mereka memerlukan struktur,” katanya.
Ia melihat adanya banyak talenta, namun menekankan pentingnya perbaikan dalam sistem pembinaan, fasilitas, dan terutama pendidikan taktik sejak usia dini.
Baca Juga: 3 Keuntungan AC Milan Boyong Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes
“Jika Anda melihat para pemainnya, mereka memiliki beberapa keterampilan tetapi satu-satunya hal adalah mereka perlu waktu untuk berkembang dan mereka membutuhkan fasilitas, mereka butuh dukungan (berbagai pihak),” jelasnya.
“Aku yakin akan ada pemain luar biasa, satu-satunya hal yang mereka butuhkan adalah kamu tahu seperti pendidikan, cara bermain sepak bola, dan cara membuat mereka lebih baik,” ujar Heitinga.
Ironisnya di saat ia memiliki pandangan yang begitu mendalam tentang sepak bola Indonesia, kariernya di Ajax justru harus berakhir prematur.
Kini dengan statusnya yang sedang tidak terikat kontrak, sebuah kode keras muncul dari media sosial.
Heitinga terpantau mulai mengikuti akun Instagram Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dan akun resmi Timnas Indonesia.
Meskipun masih sebatas gestur, langkah ini tak pelak memanaskan kembali bursa calon pelatih Timnas Indonesia.
Dengan koneksi darah, pemahaman potensi, dan statusnya yang kini bebas transfer, mungkinkah John Heitinga menjadi salah satu kandidat kejutan yang sedang dipertimbangkan PSSI?
Berita Terkait
-
Jay Idzes Punya Peluang 52 Persen untuk Gabung AC Milan
-
Igli Tare Bocorkan Strategi AC Milan di Bursa Transfer, Fix Rekrut Jay Idzes?
-
Respons Marselino Ferdinan Usai Dicoret dari Timnas Indonesia U-22
-
Kata-kata Thom Haye Soal Timnas Indonesia Masih Belum Punya Pelatih
-
Dicoret dari Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri Ogah Hancurkan Karier Marselino Ferdinan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Di Balik Jendela KRL: Pelajaran yang Tak Pernah Diajarkan Dosenku di Dalam Kelas
-
Tarif Lepas WNI Rp5 Juta, Harusnya Fokus Kenapa Banyak Warga yang Ingin Lepas Kewarganegaraan
-
Apakah Setelah Pakai Viva Milk Cleanser Perlu Cuci Muka? Ini Panduan yang Benar
-
Dear Pemerintah, Kenapa Tidak Maksimalkan Program yang Sudah Ada?
-
Stop Facial Tiap Bulan, Pakai 4 Serum Rekomendasi Dokter untuk Kecilkan Pori-pori
-
Menemukan 'Healing' Tipis-Tipis di Balik Jendela MRT dan LRT
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Kursi Kosong yang Memicu Amuk Dewan: Saat Sekda Sumenep Dihantam Mosi Tak Percaya
-
Kursi Gibran 'Didepak' dari sisi Prabowo, Pengamat: Bobot Kekuasaannya Direduksi
-
4 Rekomendasi HP dengan RAM Besar dan Harga Terjangkau: Performa Lancar Cuma Rp1 Jutaan