- FIFA Series 2026 akan digelar di Indonesia pada Maret-April 2026, melibatkan empat tim termasuk tuan rumah Garuda.
- Salah satu calon lawan adalah negara Eropa peringkat 75 FIFA, kemungkinan besar Finlandia, menurut Exco PSSI.
- Saint Kitts and Nevis dari zona CONCACAF telah mengonfirmasi keikutsertaannya, melengkapi tiga peserta yang teridentifikasi.
Suara.com - Siapa saja yang akan menjadi lawan Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 perlahan mulai tersibak.
Dari empat negara yang akan berpartisipasi dalam turnamen yang digelar di Indonesia pada Maret-April 2026 mendatang, tiga di antaranya kini sudah bisa diidentifikasi.
Sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia secara otomatis menjadi peserta pertama dan akan mewakili Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Ajang ini akan menjadi panggung debut krusial bagi pelatih kepala yang baru skuad Garuda.
Sinyal kuat mengenai lawan kedua datang langsung dari anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga.
Dalam sebuah podcast, ia membocorkan bahwa salah satu lawan yang akan dihadapi Garuda adalah negara Eropa yang berada di peringkat 75 FIFA.
"Ada yang satu negara, rankingnya 75 kayaknya ya," ujar Arya Sinulingga. "Dari Eropa mungkin. Mudah-mudahan bisa. Yang lainnya, mungkin di bawah kita," ujarnya.
Jika merujuk pada peringkat FIFA terbaru, negara yang berada di posisi tersebut adalah Finlandia. Andai benar terwujud, ini akan menjadi ujian berkelas bagi skuad Garuda.
Nama ketiga datang dari zona Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF). Federasi Sepak Bola St Kitts and Nevis secara resmi telah mengonfirmasi keikutsertaan mereka dalam turnamen di Indonesia ini.
Baca Juga: PSSI Tunjuk John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Masih Proses Negosiasi
"Saint Kitts and Nevis akan berpartisipasi dalam FIFA Series 2026 (FS26) yang dijadwalkan akan diselenggarakan di Indonesia," tulis Federasi Saint Kitts and Nevis dalam rilis resminya.
"Turnamen ini akan mempertemukan Saint Kitts and Nevis melawan tim nasional dari berbagai Konfederasi FIFA, memberikan eksposur internasional yang berharga dan pengalaman kompetitif tingkat tinggi," tambahnya.
Dengan peringkat 154 dunia, St Kitts and Nevis secara teori berada di bawah level Timnas Indonesia.
Dengan terungkapnya tiga nama dari tiga konfederasi berbeda, kini hanya tersisa satu slot negara tamu yang masih menjadi misteri.
Publik kini menanti pengumuman resmi dari FIFA dan PSSI untuk melengkapi daftar peserta turnamen mini berkelas internasional ini.
Berita Terkait
-
Striker Naturalisasi Ini Sebut Prestasi Timnas Indonesia Mundur 10 Langkah
-
Erick Thohir Akan Umumkan Pelatih Baru Timnas Indonesia
-
PSSI Sah Tunjuk John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia: Memenuhi Kourum
-
Oki Rengga: Pelatih Timnas Indonesia Wajib Tak Bisa Diintervensi, Gagal Jangan Cari Kambing Hitam
-
Mengenal Bang Jay Anak John Herdman Pelatih Timnas Indonesia, Jadi Pesaing Adrian Wibowo
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Permudah Transaksi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong, BNI Perluas Ekosistem Keuangan Digital
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam: Mitchell Baker Juru Gedor, Thom Haye Kunci
-
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya