-
John Herdman resmi melatih Indonesia dan meninggalkan peluang Piala Dunia 2026 bersama Jamaika.
-
Media Brasil memuji karakter Herdman yang lebih memilih membangun tim dari nol di Asia.
-
Debut perdana John Herdman akan tersaji pada ajang FIFA Series 2026 di Jakarta nanti.
Suara.com - Dunia sepak bola internasional sedang menaruh perhatian besar pada pergerakan terbaru kursi kepelatihan Timnas Indonesia.
Langkah berani diambil oleh John Herdman yang kini resmi menakhodai Skuad Garuda sejak awal tahun ini.
Salah satu apresiasi datang dari media asal Brasil, CanPLBrasil, yang menyoroti keputusan krusial sang pelatih.
Media tersebut memberikan pujian tinggi atas kesediaan Herdman memimpin proyek besar di sepak bola Indonesia.
CanPLBrasil melihat ada pengorbanan besar di balik kesepakatan kontrak yang ditandatangani oleh pelatih asal Inggris tersebut.
Keputusan ini dianggap fenomenal karena Herdman secara sadar melepas kesempatan emas tampil di Piala Dunia 2026.
Padahal, jalan menuju turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia itu terbuka lebar bagi dirinya.
Kesempatan tersebut sejatinya hadir jika ia bersedia menerima pinangan untuk melatih Timnas Jamaika.
Hal ini membuktikan bahwa sang arsitek lapangan hijau lebih memprioritaskan proses pembangunan fondasi tim.
Baca Juga: Statistik Memukau Asnawi Mangkualam Bersama Port FC Meski Pindah Posisi Jadi Bek Kiri Liga Thailand
Sikap menolak tawaran Jamaika demi Indonesia dianggap sebagai cerminan kuat dari karakter kepemimpinan John Herdman.
Publik Brasil juga memberikan dukungan moral agar Herdman mampu mendulang kesuksesan besar di kancah Asia.
Reputasi Herdman memang tidak perlu diragukan karena ia menyandang status sebagai pelatih legendaris di Kanada.
Pilihan ini tergolong sangat berisiko jika dilihat dari sudut pandang prestasi instan di tingkat dunia.
Secara matematis, Timnas Jamaika sebenarnya memiliki probabilitas yang sangat tinggi untuk berangkat ke Piala Dunia 2026.
Tim berjuluk The Reggae Boyz tersebut berhasil mengamankan posisi runner-up pada Grup B Kualifikasi zona CONCACAF.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan