-
Atalanta ditahan imbang 1-1 oleh Pisa pada laga pembuka pekan ke-21 Liga Italia.
-
Gol telat Rafiu Durosinmi membatalkan keunggulan Atalanta yang sebelumnya dicetak oleh Nikola Krstovic.
-
Hasil seri ini membuat Atalanta tertahan di posisi tujuh klasemen sementara Serie A.
Suara.com - Stadio Romeo Anconetani menjadi saksi bisu kegagalan Atalanta membawa pulang poin penuh pada pembukaan pekan ke-21 Liga Italia musim 2025/26.
Pertandingan yang berlangsung pada Sabtu dini hari WIB tersebut berakhir dengan kedudukan sama kuat 1-1 antara tuan rumah dan tamu.
Pisa yang berstatus sebagai penghuni papan bawah klasemen tampil dengan semangat juang tinggi demi menjauh dari ancaman degradasi musim ini.
Meskipun bertindak sebagai tim tamu, Atalanta sebenarnya lebih diunggulkan untuk memenangkan laga ini berdasarkan tren positif mereka sebelumnya.
Namun, strategi pertahanan rapat yang diterapkan oleh tim asuhan tuan rumah terbukti mampu meredam daya gedor lini serang La Dea.
Statistik menunjukkan bahwa Pisa lebih intensif dalam melakukan penetrasi ke dalam area kotak penalti lawan sepanjang paruh pertama pertandingan.
Kendati demikian, masalah penyelesaian akhir yang buruk masih menjadi kendala utama bagi mereka untuk mengubah peluang menjadi sebuah keunggulan.
Salah satu momen emas tercipta melalui aksi individu Idrissa Toure yang melakukan akselerasi cepat dari sisi kanan pertahanan Atalanta.
Sayangnya, sepakan keras yang dilepaskan oleh Toure hanya mampu menggetarkan jaring bagian samping gawang tanpa merubah papan skor.
Baca Juga: Hasil Liga Italia: Adrien Rabiot Cetak Brace Bawa AC Milan Tundukkan Como Skor 3-1
Peluang berikutnya lahir dari kerja sama taktis antara Michel Aebischer dan Henrik Meister yang sempat merepotkan barisan pertahanan lawan.
Meister melepaskan tembakan yang sayangnya masih terlalu mengarah tepat ke pelukan penjaga gawang andalan Atalanta, Marco Carnesecchi.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Pisa tidak mengendur bahkan cenderung meningkat jauh lebih agresif dibandingkan sebelumnya.
Stefano Moreo hampir saja membawa Pisa unggul melalui sundulan tajam memanfaatkan umpan pojok terukur dari rekannya, Matteo Tramoni.
Refleks luar biasa dari Carnesecchi berhasil menggagalkan peluang tersebut dan menjaga gawang Atalanta tetap suci untuk sementara waktu.
Atalanta mencoba memberikan jawaban atas tekanan bertubi-tubi tersebut dengan meningkatkan frekuensi serangan balik cepat ke arah jantung pertahanan Pisa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah
-
Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot
-
BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek
-
Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen