-
- Bruno Fernandes tampil paling efektif saat dimainkan dekat gawang lawan.
- Kembalinya Bryan Mbeumo membuat struktur serangan United lebih cair.
- Gary Neville menilai performa ini menghidupkan kembali DNA klasik Manchester United.
Suara.com - Manchester United menutup Derby Manchester dengan senyum lebar. Bukan hanya karena kemenangan atas Manchester City di Old Trafford, tetapi juga karena performa agresif dan terorganisir yang jarang terlihat musim ini. Penampilan tersebut langsung menuai pujian dari legenda klub, Gary Neville.
Bagi Neville, laga ini terasa spesial. Ia menilai permainan United—yang dipimpin Bruno Fernandes dan Bryan Mbeumo—memberikan nuansa berbeda, bahkan membangkitkan memori akan era keemasan klub.
Derby ini sekaligus menjadi pertandingan pertama Michael Carrick sebagai pelatih interim. Di bawah arahannya, Setan Merah tampil menekan sejak awal, rapi dalam transisi, dan berani memainkan kombinasi cepat di sepertiga akhir lapangan.
United sempat dibuat frustrasi di babak pertama setelah gol Amad Diallo dianulir karena offside. Namun dominasi itu akhirnya berbuah di paruh kedua.
Dua gol berhasil dicetak, sementara dua peluang lain membentur tiang gawang. Gol Mason Mount di menit-menit akhir pun dianulir, menegaskan betapa agresifnya United sepanjang laga.
Salah satu perubahan penting datang dari susunan pemain. Bryan Mbeumo langsung kembali ke starting XI usai membela negaranya di Piala Afrika. Ia menggantikan Benjamin Sesko dan memberikan dampak instan di lini depan.
Masuknya Mbeumo membuat Bruno Fernandes kembali beroperasi sebagai gelandang serang murni, peran nomor 10 yang selama ini dianggap paling ideal untuk sang kapten.
Hasilnya langsung terlihat. Kombinasi keduanya menjadi awal terciptanya gol pembuka sekaligus terus merepotkan pertahanan City.
Gary Neville mengakui atmosfer di Old Trafford terasa berbeda, meski ia tetap mengingatkan agar euforia tidak berlebihan.
Baca Juga: Sesaat Lagi Kick Off! Link Streaming dan Susunan Pemain Manchester United vs Manchester City
“Bruno Fernandes dan Bryan Mbeumo tampil luar biasa. Kini koneksi mereka benar-benar hidup, atmosfer stadion terasa elektrik,” ujar Neville di Sky Sports.
Neville juga menilai Manchester City gagal mengantisipasi pendekatan Carrick yang lebih rapi dan intens.
“Saya mengira pertandingan akan berjalan ketat, tapi City tidak menyangka United bisa seorganisir dan sedemikian mematikan dalam kombinasi serangan,” tambahnya.
Sorotan utama Neville tertuju pada Fernandes. Ia menilai posisi sang kapten yang lebih dekat dengan gawang lawan membuat dampaknya jauh lebih terasa—sesuatu yang mengingatkannya pada ikon klub, Eric Cantona.
“Itulah posisi terbaiknya. Dia harus berada dekat gawang, di area di mana dia bisa menyakiti lawan. Kita tidak ingin melihatnya bermain terlalu dalam,” tegas Neville dalam Gary Neville Podcast.
Menurut Neville, peran tersebut bukan hal baru dalam sejarah Manchester United. Ia menyebut klub selalu memiliki tradisi menempatkan pemain paling kreatif tepat di belakang striker.
“Mulai dari Cantona, Dwight Yorke, Wayne Rooney, Tevez, Berbatov—United selalu menempatkan pemain paling berbakat di dekat penyerang utama. Melihat itu kembali muncul membuat saya emosional,” ungkap Neville.
Jika performa ini bisa dijaga, Derby Manchester mungkin akan dikenang bukan hanya sebagai kemenangan penting, tetapi sebagai titik balik kembalinya identitas permainan Manchester United.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Bikin Cemas! Penampilan Terbaru Salman Khan yang Tampak Lemah dan Menua Jadi Sorotan
-
Bahlil Optimistis Hidrogen Bakal Jadi Pesaing Kuat Kendaraan Listrik Berbasis Baterai
-
Di Balik Layar Kesuksesan UMKM, Sosok Mantri BRI yang Tak Lelah Mendampingi
-
Efisiensi Pabrik Isuzu Karawang Melahirkan Unit Traga dan Elf Setiap Tujuh Menit
-
Tinggalkan Keluarga 3 Tahun, Ini Alasan Emosional Darije Kalezic Kembali ke PSM Makassar
-
Megawati Singgung Wajah Baru TIM: Dulu Milik Rakyat, Kini Terasa Borjuis
-
Instagram Cristiano Ronaldo Diduga Menyukai Unggahan FIFA Soal 'Bantu' Argentina
-
3 Zodiak yang Diprediksi Menarik Kekayaan Besok 22 Juli 2026, Pintu Rezeki Terbuka
-
Pindar Samir Tumbuh 84% di Semester Pertama 2026
-
Mulai 2027 Bensin Wajib Dicampur Etanol, Demi Kurangi Impor BBM