- Timnas Indonesia stagnan di peringkat 122 dunia sejak Oktober 2025 akibat tidak ikut FIFA Matchday November.
- Thailand tetap memimpin ranking ASEAN di posisi 96, sementara Malaysia berada di urutan 121, unggul satu tingkat.
- Spanyol menguasai puncak ranking FIFA global Januari 2026, Maroko melonjak signifikan setelah Piala Afrika 2026.
Suara.com - Update ranking FIFA terbaru resmi dirilis pada Januari 2026. Posisi Timnas Indonesia belum menunjukkan pergerakan berarti dan masih tertahan di peringkat ke-122 dunia dengan koleksi 1.144,73 poin.
Berdasarkan rilis per 20 Januari 2026, peringkat Indonesia tidak mengalami perubahan dibanding edisi sebelumnya.
Skuad Garuda telah menempati posisi tersebut sejak Oktober 2025. Salah satu penyebabnya adalah PSSI tidak memanfaatkan agenda FIFA Matchday pada November lalu, sehingga tidak ada tambahan poin internasional.
Hasil ini membuat Timnas Indonesia masih tertinggal dari sejumlah rival di kawasan Asia Tenggara.
Malaysia berada satu tingkat di atas Indonesia di peringkat ke-121, meski federasi sepak bola negara tersebut tengah diterpa isu serius terkait dugaan pemalsuan dokumen pemain naturalisasi.
Sementara itu, Thailand tetap menjadi tim dengan peringkat terbaik di ASEAN. Tim berjuluk Gajah Perang tersebut bertahan di posisi ke-96 dunia dengan raihan 1.243,27 poin.
Di sisi lain, Vietnam justru mengalami penurunan satu peringkat dan kini berada di posisi ke-108 dengan koleksi 1.189,51 poin.
Stagnannya peringkat Indonesia juga dipengaruhi hasil pertandingan terakhir di level internasional.
Laga kompetitif terakhir Skuad Garuda terjadi pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 saat menghadapi Arab Saudi dan Irak.
Baca Juga: Satu Guru dengan Jose Mourinho, John Herdman Ungkap Inspirasi Besarnya
Dalam dua pertandingan tersebut, Indonesia menelan kekalahan yang berdampak langsung pada perolehan poin FIFA.
Di level global, puncak ranking FIFA masih dikuasai Spanyol dengan total 1.877,18 poin.
Argentina menempel di posisi kedua, sementara Prancis melengkapi tiga besar dunia.
Pergerakan signifikan justru datang dari Afrika. Maroko mencatat lonjakan peringkat tercepat setelah finis sebagai runner-up Piala Afrika 2026.
Tim berjuluk Singa Atlas itu melesat dan mampu melampaui Belgia serta Jerman dalam daftar ranking FIFA terbaru.
Bagi Timnas Indonesia, hasil update ranking FIFA Januari 2026 ini menjadi pengingat bahwa jalan untuk naik peringkat masih panjang dan menantang.
Konsistensi mengikuti FIFA Matchday, hasil positif di laga internasional, serta performa solid di turnamen resmi menjadi kunci jika Skuad Garuda ingin memperbaiki posisi di panggung sepak bola dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Siap-siap Panen Cuan! Dividen BBRI Diproyeksi Tembus 13 Persen, Minat Borong?
-
Sifat dan Karakter Shio Kambing dari Positif hingga Negatif
-
Meroket Lagi, IHSG Menuju Level 6.400
-
Chelsea Tikung Arsenal, Rekrut Morgan Rogers dengan Harga Fantastis!
-
Serangan Harimau Kembali Terjadi di Siak, Kali Ini Korbannya Pekerja Alat Berat
-
Kiamat Harga Gadget 2027? TSMC Naikkan Biaya Produksi Chip 10%, Raksasa Teknologi Mulai "Eksodus"
-
Live Malam Hari! Catat Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
-
Antam dan Galeri 24 Koreksi, Cek Harga Jual dan Buyback Emas Hari Ini di Pegadaian
-
Sepak Terjang Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Kini Pilih Mundur Fokus Pengobatan
-
Bukan Sekadar Transportasi, KRL Mengubah Cara Saya Melihat Perjalanan Harian