- Phil Foden kini menjadi pilihan utama Manchester City meskipun sedang paceklik gol sejak Desember 2021.
- Untuk meredakan tekanan, Foden rutin melakukan aktivitas seperti memancing dan bermain dart saat libur.
- Foden berkomitmen meningkatkan kontribusi gol dan permainan defensif demi mengembalikan ritme City seperti musim lalu.
Suara.com - Phil Foden kembali menemukan peran penting di Manchester City di bawah asuhan Pep Guardiola.
Gelandang serang asal Inggris itu kini menjadi pilihan utama dalam starting XI, meski masih mengalami paceklik gol sejak terakhir kali mencetak gol pada 14 Desember lalu saat City menang 3-0 atas Crystal Palace di Premier League.
Di tengah tuntutan sepak bola level elite, Foden mengungkap cara uniknya untuk melepas tekanan.
Dalam wawancara yang dipublikasikan di situs resmi UEFA, pemain berusia 25 tahun itu mengaku membutuhkan aktivitas yang benar-benar jauh dari hiruk-pikuk lapangan hijau.
“Saya penggemar sepak bola, tapi ketika ada hari libur, penting untuk benar-benar menjauh dari bola. Saya suka pergi memancing, bermain dart, dan olahraga sejenis lainnya. Memancing itu benar-benar berbeda dari sepak bola,” ujar Foden.
Menurutnya, ketenangan menjadi kunci. “Biasanya saya mendengar banyak teriakan suporter, tapi saat memancing justru sebaliknya. Tenang, sunyi, tidak ada siapa-siapa. Kadang saya hanya perlu pergi memancing, tidak melakukan apa-apa, dan benar-benar rileks. Perubahan seperti itu sangat penting,” tambahnya.
Saat ini, Foden dan Manchester City tengah fokus mengamankan tiket ke babak 16 besar Liga Champions.
The Citizens berada di posisi keempat klasemen fase liga dengan 13 poin, terpaut lima angka dari Arsenal di puncak.
Pada laga penultimate, City dijadwalkan menghadapi Bodo/Glimt pada Selasa malam waktu setempat.
Baca Juga: Deretan Fakta Menarik Jelang Bodo/Glimt vs Manchester City: Haaland Kejar Rekor Unik
Foden juga menyinggung musim lalu yang menurutnya berjalan kurang maksimal. Manchester City hanya mampu meraih Community Shield, sebuah capaian yang dinilai tidak mencerminkan standar tinggi klub.
“Kami semua, termasuk saya, seperti kehilangan ritme. Karena itu saya bekerja keras untuk kembali ke level terbaik,” katanya.
Ia menegaskan telah berupaya meningkatkan kontribusi dengan mencetak lebih banyak gol, sekaligus bermain lebih dalam untuk membantu pertahanan tim.
“Kuncinya adalah sabar dan percaya pada diri sendiri. Jangan terlalu memikirkan banyak hal. Pada waktunya, semuanya akan kembali berjalan baik,” tutup Foden.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Deretan Fakta Menarik Jelang Bodo/Glimt vs Manchester City: Haaland Kejar Rekor Unik
-
Tolak Liverpool dan Arsenal, Marc Guehi Beberkan Alasan Mantap Pilih Manchester City
-
Kata-kata Pep Guardiola Usai Manchester City Rekrut Marc Guehi
-
Marc Guehi Resmi Direkrut, Manuel Akanji Tak Bisa Pulang ke Manchester City
-
Marc Guehi Merasa Bangga Resmi Gabung Manchester City
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Beli Pertalite Tak Lagi Bebas, Bakal Ada Aturan Baru
-
Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat
-
Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG
-
PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun
-
Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak
-
9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM
-
Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?
-
JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya
-
Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun
-
Kasus Penganiayaan Warga Rupat Utara, Propam Polda Riau Periksa 9 Orang