- Persaingan fase liga Liga Champions 2025/2026 krusial; Arsenal satu-satunya tim belum terkalahkan sejauh ini.
- Beberapa tim besar seperti Chelsea, Liverpool, Man City, dan Barcelona memerlukan hasil positif di laga terakhir.
- Jadwal fase gugur dimulai dengan play-off pada Februari 2026, dan final akan berlangsung 30 Mei 2026.
Suara.com - Persaingan menuju fase gugur Liga Champions 2025/2026 memasuki babak krusial.
Hanya satu pertandingan tersisa di fase liga, dan sejumlah raksasa Eropa seperti Chelsea, Liverpool, Manchester City, serta Barcelona masih memiliki kepentingan besar untuk menentukan nasib mereka.
Arsenal menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan sejauh ini.
Kemenangan 3-1 atas Inter memastikan pasukan Mikel Arteta finis di dua besar fase liga.
Namun, hasil-hasil menarik pada matchday terakhir membuat persaingan delapan besar tetap terbuka lebar.
Chelsea meraih kemenangan tipis 1-0 atas Pafos lewat sundulan Moises Caicedo.
Liverpool tampil meyakinkan dengan menang 3-0 di markas Marseille, sementara Manchester City justru terpeleset usai kalah 1-3 dari Bodo/Glimt. Di laga lain, Barcelona menang dramatis 4-2 atas Slavia Praha.
Skenario Lolos Tim-Tim Besar
Chelsea saat ini berada di posisi kedelapan dengan keunggulan selisih gol atas beberapa pesaing langsung seperti Barcelona dan Man City.
Baca Juga: Menolak Kalah, Barcelona Bangkit Kalahkan Tuan Rumah Slavia Praha 4-2
Kemenangan atas Napoli di laga terakhir akan memastikan The Blues lolos otomatis ke 16 besar.
Liverpool berada di posisi keempat dengan 15 poin. Kemenangan atas Qarabag di Anfield sudah cukup mengamankan tiket delapan besar.
Bahkan hasil imbang kemungkinan besar masih aman bagi tim asuhan Arne Slot.
Manchester City sudah memastikan lolos ke fase gugur, namun peluang finis delapan besar menipis.
City wajib menang saat menjamu Galatasaray dan berharap rival di atas mereka terpeleset.
Barcelona menempati peringkat kesembilan. Kemenangan atas Copenhagen menjadi syarat wajib, namun Blaugrana juga harus berharap hasil buruk dari tim-tim di atas agar bisa menembus delapan besar.
Berita Terkait
-
Menolak Kalah, Barcelona Bangkit Kalahkan Tuan Rumah Slavia Praha 4-2
-
Bayern Munich Bungkam USG 2-0, Pastikan Satu Tiket ke 16 Besar Liga Champions
-
Marseille vs Liverpool di Liga Champions: The Reds Menang Telak 3-0
-
Inter Milan Dipermalukan Arsenal, Kepemimpinan Wasit Joao Pinheiro Tuai Pujian
-
Cetak Brace ke Gawang AS Monaco, Mbappe Kini Sejajar dengan Cristiano Ronaldo
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%
-
BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP
-
Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga
-
Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel
-
Kawal Kuota Tak Hangus, DPR Wanti-wanti Operator: Jangan Siasati dengan Naikkan Tarif!
-
7 Zodiak dengan Pemikiran Dewasa dan Bijaksana Melebihi Umurnya
-
Dilema Jobseeker: Dituntut Berpengalaman, tetapi Tak Diberi Kesempatan
-
Pemerintah Siapkan SRUK Jadi Infrastruktur Perdagangan Karbon, Pendanaan Lingkungan Diperluas
-
Bro Ron Skakmat Pramono: Daripada Urus Orang Pindah Partai, Mending Beresin Bau Sampah Rorotan!
-
Tarif Lepas WNI Naik, Legislator Dorong Pemerintah Benahi Faktor Pemicu Warga Lepas Status WNI