-
Persib Bandung resmi mengontrak mantan bek PSG Layvin Kurzawa dengan status bebas transfer musim ini.
-
Fabrizio Romano menyoroti kepindahan Kurzawa ke Indonesia sebagai langkah besar bagi karier sang pemain.
-
Layvin Kurzawa berambisi membantu Persib meraih prestasi di Liga 1 dan Liga Champions Asia.
Layvin Kurzawa merasa tertantang dengan atmosfer sepak bola di Indonesia yang dikenal sangat fanatik.
Ia berjanji akan memberikan seluruh kemampuan terbaiknya demi membantu target-target besar yang dicanangkan manajemen.
"Ini petualangan baru dan saya sangat antusias untuk datang dan bermain di sini. Saya ingin membantu tim, memberikan kualitas saya dan menunjukkan ke mereka siapa saya sebenarnya," ucap Kurzawa.
Pernyataan tersebut menunjukkan motivasi tinggi sang bek untuk membuktikan kapasitasnya di hadapan publik Bandung.
Menilik ke belakang, perjalanan karier sepak bola Kurzawa dimulai dari akademi muda milik klub AS Monaco.
Setelah menunjukkan performa apik di tim senior Monaco, raksasa Prancis PSG akhirnya meminang jasanya.
Ketatnya persaingan di tim bertabur bintang tersebut membuatnya sempat menjalani masa peminjaman ke klub Fulham.
Sebelum akhirnya memutuskan pindah ke Indonesia, Kurzawa juga tercatat pernah memperkuat klub asal Portugal, Boavista.
Statusnya yang bergabung dengan Persib dengan skema bebas transfer menjadi keuntungan besar bagi Pangeran Biru.
Baca Juga: Persib Bandung Menang Tipis atas PSBS Biak, Ini Kata Bojan Hodak
Bukan pemain sembarangan, Kurzawa juga merupakan penggawa yang pernah berseragam tim nasional senior Prancis.
Ia tercatat memiliki 13 penampilan atau caps bersama tim berjuluk Les Bleus dalam berbagai ajang.
Kurzawa pernah berjuang membela negaranya pada babak Kualifikasi Piala Eropa dan juga Kualifikasi Piala Dunia.
Dengan rekam jejak mentereng tersebut, standar pertahanan Persib diyakini akan naik secara signifikan musim ini.
Kini publik menanti aksi magis dari kaki kiri Kurzawa dalam mengawal sisi pertahanan Persib Bandung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Kemenbud Turun Tangan! Pertegas Dukungan untuk Balinale demi Bawa Film Indonesia ke Panggung Dunia
-
Kebakaran Lahan Kepung Sisi Gerbang Tol Kramasan Ogan Ilir
-
Gara-Gara Diomelin Ibu di Dapur, The Sabron Family Sukses Beli Rumah di Usia Belasan!
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta