- Dampak Piala Dunia 2026 mulai dirasakan pada pariwisata Amerika Utara melalui kenaikan signifikan harga hotel.
- Kota-kota tuan rumah seperti Los Angeles, Mexico City, dan Toronto mengalami lonjakan pemesanan hotel jauh sebelum jadwal turnamen.
- Tingkat okupansi hotel di kota terdampak diproyeksikan mencapai 80 hingga 98 persen selama periode pelaksanaan acara.
Suara.com - Piala Dunia FIFA 2026 tinggal hitungan bulan akan segera terlaksana. Jelang kick off Piala Dunia 2026, dampaknya sudah terasa kuat di sektor pariwisata Amerika Utara.
Harga hotel di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mulai mengalami kenaikan signifikan, terutama di kota-kota yang ditetapkan sebagai tuan rumah pertandingan.
Sebagai tuan rumah bersama, tiga negara tersebut tengah mengalami lonjakan permintaan reservasi sejak dini.
Hotel-hotel di kota besar seperti Los Angeles, New York, Miami, Dallas, Mexico City, Monterrey, Guadalajara, Toronto, dan Vancouver mencatat peningkatan pemesanan jauh lebih awal dibandingkan siklus normal industri pariwisata.
Fenomena ini memicu kenaikan tarif hotel secara bertahap, bahkan untuk tanggal menginap yang masih sangat jauh dari pelaksanaan turnamen.
Dilansir dari secom.es, di sejumlah platform reservasi, bahkan sudah ditemukan tarif yang mencapai 3–4 kali lipat dari harga normal untuk periode Juni–Juli 2026.
Kota seperti Los Angeles, Miami, dan New York menjadi pusat lonjakan permintaan karena konektivitas internasional dan potensi pertandingan besar.
Tak hanya di AS, kota-kota di Meksiko seperti Mexico City, Monterrey, dan Guadalajara juga mengalami kenaikan paling agresif karena tingginya permintaan lokal dan internasional.
Sementara di Kanada, kota-kota seperti Toronto dan Vancouver menghadapi tekanan besar akibat kapasitas hotel yang lebih terbatas dibanding potensi jumlah pengunjung.
Baca Juga: Teror Kartel Jelang Piala Dunia 2026: 11 Orang Tewas di Lapangan Sepak Bola Meksiko
Menurut laporan media lokal setempat, ketersediaan hotel bintang tiga ke atas untuk periode Piala Dunia bahkan mulai terbatas sejak sekarang.
Hasil laporan terbaru, beberapa kota yang paling terdampak sejauh ini, seperti Los Angeles, Mexico City, Toronto dan Miami, tingkat okupansi hotel selama periode Piala Dunia diproyeksikan mencapai 80–98 persen.
Strategi Cerdas Bagi Calon Penonton Piala Dunia 2026
- Reservasi sejak sekarang dengan opsi pembatalan gratis
- Hindari tanggal pembukaan dan final jika tidak menonton laga tersebut
- Pilih kota sekitar dengan akses transportasi efisien
- Pertimbangkan penginapan alternatif yang terverifikasi
- Pantau harga secara berkala untuk promo tersembunyi
Dengan sistem reservasi fleksibel, wisatawan tetap bisa mengamankan tempat tanpa risiko besar.
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar dalam sejarah FIFA dengan 48 negara peserta, sehingga arus wisatawan diprediksi memecahkan rekor global.
Kondisi ini menjadikan perencanaan perjalanan bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan.
Berita Terkait
-
Teror Kartel Jelang Piala Dunia 2026: 11 Orang Tewas di Lapangan Sepak Bola Meksiko
-
Menlu RI Beri Tanggapan Ambisi Amerika Serikat Kuasai Greenland
-
2 Faktor yang Bikin Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2030 di Tangan John Herdman
-
Opsi Keluar Dari Board of Peace dan 5 Saran Dino Patti Djalal ke Pemerintah
-
Presiden RFEF Klaim Final Piala Dunia 2030 Digelar di Spanyol, FIFA Masih Bungkam
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim