- Winger keturunan Medan, Luke Vickery, tampil impresif bersama Macarthur FC di A-League Men 2025/2026.
- Vickery menjadi penentu kelolosan Macarthur FC ke 16 besar AFC Champions League Two November 2025.
- Pemain berusia 20 tahun tersebut memiliki opsi membela Australia, Amerika Serikat, atau Indonesia untuk level internasional.
Suara.com - Winger keturunan Medan, Luke Vickery kian mencuri perhatian di A-League Men 2025/2026.
Winger muda Macarthur FC ini bukan hanya tampil impresif di lapangan, tetapi juga menyimpan kisah menarik di balik kariernya, termasuk darah Indonesia yang mengalir dalam dirinya.
November 2025 lalu, Luke Vickery sukses membawa Macarthur FC di ajang AFC Champions League Two. Pemain berusia 20 tahun itu mencetak dua gol dari bangku cadangan dan membawa The Bulls lolos ke babak 16 besar.
Macarthur FC memastikan tiket ke fase gugur usai menang 2-1 atas wakil Hong Kong, Tai Po FC.
Luke Vickery bukan nama asing di A-League. Ia merupakan produk akademi Western United yang harus mencari klub baru setelah tim tersebut mengalami masalah finansial.
Debut profesionalnya terjadi pada 2024, tak lama setelah ulang tahunnya yang ke-18, di bawah arahan legenda Socceroos, John Aloisi.
Bersama Western United, Vickery mencatat 15 penampilan A-League dan mencetak satu gol, dengan gol profesional pertamanya tercipta saat kemenangan 3-1 atas Central Coast Mariners pada Februari lalu.
Luke Vickery memiliki tiga pilihan membela tim nasional.
Ia telah memperkuat Australia U-19, namun juga memenuhi syarat membela Amerika Serikat karena lahir di Hawaii, serta Indonesia melalui garis keturunan nenek dari pihak ibu.
Baca Juga: Rizky Ridho Banjir Ucapan Selamat dari Skuad Timnas Indonesia, Kenapa?
Melansir dari Football360.com.au, pihak Australia disinyalir tidak akan mau melepas Luke Vickery begitu saja menjadi WNI.
Usianya yang masih sangat muda serta ketajamannya sebagai seorang winger jadi alasan kuat pihak Australia akan berusaha semaksimal mungkin mempertahankan pemain keturunan Medan itu jadi bagian dari Socceroos di masa depan.
Vickery sendiri mengaku terbuka terhadap opsi membela Indonesia, meski saat ini belum memiliki paspor Indonesia.
Situasi ini menjadikannya salah satu talenta muda paling menarik untuk dipantau, baik di level klub maupun internasional.
“Saya bisa mewakili Australia, Amerika Serikat, atau Indonesia. Indonesia cukup serius dan sudah ada komunikasi,” kata Vickery.
“Semua pemain tentu ingin bermain di level internasional. Saat ini saya hanya menjajaki opsi dan melihat peluang terbaik untuk perkembangan karier saya.”
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Rizky Ridho Banjir Ucapan Selamat dari Skuad Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Profil Dzikry Lazuardi, Analis Baru Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Detik-detik John Herdman Dapat Asisten Pelatih Lokal untuk Timnas Indonesia
-
John Herdman Blusukan ke Eropa, Aksi Kevin Diks dan Dean James jadi Sorotan
-
Bertarung di FIFA Series 2026, Indonesia Dipastikan Tak Bisa Dapatkan Poin Maksimal dari Lawannya
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga