- Timnas Futsal Jepang tersingkir setelah kalah 3-5 dari Indonesia pada semifinal Piala Asia Futsal 2026, Kamis (5/3/2026).
- Kapten Jepang, Kazuya Shimizu, mengakui Indonesia adalah kekuatan baru dan memberikan selamat atas langkah ke final.
- Shimizu menikmati atmosfer penonton di Indonesia Arena, namun menyadari peta kekuatan futsal Asia sedang bergeser.
Suara.com - Kesedihan mendalam terpancar dari wajah kapten Timnas Futsal Jepang, Kazuya Shimizu, usai rombongan disingkirkan Timnas Futsal Indonesia di babak semifinal Piala Asia Futsal 2026.
Pemain bernomor punggung 11 itu tampak tak berkuasa menahan air mata setelah Jepang kalah dramatis dengan skor 3-5.
Pertandingan sengit tersebut berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/3/2026). Jepang sempat memberi perlawanan ketat, namun harus mengakui keunggulan Timnas Futsal Indonesia yang tampil solid hingga babak tambahan waktu.
Meski diliputi rasa sedih dan kecewa, Kazuya Shimizu tetap menunjukkan sikap sportif.
Ia memberikan ucapan selamat sekaligus doa terbaik untuk Tim Merah Putih yang melangkah ke partai final.
"Saya sangat sedih dengan hasil ini, tapi saya ingin mengucapkan selamat kepada Indonesia dan berharap mendapatkan keberuntungan terbaik di pertandingan final nanti," kata Kazuya Shimizu kepada awak media.
Indonesia Arena sendiri menjadi sorotan sepanjang gelaran Piala Asia Futsal 2026.
Suasana luar biasa yang diciptakan para suporter membuat arena yang baru dibuka tiga tahun lalu itu selalu dipenuhi energi, terutama ketika Timnas Futsal Indonesia bertanding.
Shimizu mengaku sangat menikmati atmosfer tersebut, meski di sisi lain menjadi tekanan besar bagi tim tamu.
Baca Juga: Kutukan Iran Terhadap Pelatih Spanyol, Indonesia Punya Peluang di Final Piala Futsal Asia 2026?
"Di turnamen ini pun di setiap pertandingan atmosfernya sangat luar biasa."
"Berada di lingkungan seperti itu untuk bertanding sangat menyenangkan, tapi pastinya menjadi tekanan tersendiri bagi kami. Namun, sebagai pemain, menurut saya itu adalah atmosfer yang sangat indah dan luar biasa," jelas Shimizu.
Tak hanya soal atmosfer, Kapten Jepang itu juga menaruh respek besar terhadap perkembangan Timnas Futsal Indonesia.
Menurutnya, Tim Merah Putih kini telah menjadi kekuatan yang tidak bisa dipandang sebelah mata di Asia.
“Ya, sejak awal kami sudah tahu ini tidak akan menjadi pertandingan yang mudah. Kami merasakan ancaman dari lawan dan mau tidak mau kami harus menerimanya,” jelasnya
Lebih jauh lagi, Shimizu menilai peta kompetisi futsal Asia mulai mengalami pergeseran. Kekalahan dari Indonesia disebutnya sebagai pelajaran penting bagi Jepang untuk bangkit di masa depan.
"Saya merasa peta kekuatan futsal Asia sudah mulai berubah. Pengalaman ini harus kami manfaatkan untuk pertandingan-pertandingan berikutnya agar kami bisa tampil lebih kuat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kutukan Iran Terhadap Pelatih Spanyol, Indonesia Punya Peluang di Final Piala Futsal Asia 2026?
-
Profil Hector Souto, Bikin Sejarah Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia Futsal 2026
-
Jepang Dibungkam di Senayan, Hector Souto Soroti Mental Baja Timnas Futsal Indonesia
-
Tiga Pemain Timnas Futsal Indonesia Cedera, Hector Souto Tidak Mau Pusing Lawan Iran
-
Timnas Indonesia dan Iran Punya Modal Identik Jelang Final Piala Asia Futsal 2026
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional