Bola / Bola Indonesia
Senin, 09 Februari 2026 | 10:05 WIB
Mauricio Souza (Ileague)
Baca 10 detik
  • Mauricio Souza kecewa dengan aksi mengejek Gabriel Silva saat laga Persija vs Arema.

  • Ketegangan terjadi akibat perilaku tidak sopan pemain Arema FC kepada staf pelatih Persija.

  • Souza sesalkan sikap Gabriel Silva yang pernah menjadi anak asuhnya di Flamengo U-20.

Suara.com - Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza buka suara usai adanya keributan yang terjadi saat laga melawan Arema FC. Disebut juru taktik asal Brasil itu ada gestur mengejek dari tim tamu.

Bertindak sebagai tuan rumah, Persija dihajar Arema FC dua gol tanpa balas dalam laga pekan ke-20 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2026) malam WIB.

Gabriel Silva sukses mencetak brace di laga ini pada menit 82 dan 90+11.

Nah, selepas laga usai Mauricio Souza terlihat bersitegang dengan Gabriel Silva alias Gabi. Bukan cuma Gabi tetapi juga dengan Marcos Santos.

Dalam konferensi pers selepas laga, mantan juru taktik Madura United tersebut menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. Ia mengaku ada perilaku tidak sopan dari penggawa Arema FC itu.

“Pertandingan sebenarnya berjalan normal, mempertemukan dua tim besar yang berada dalam situasi berbeda di klasemen,” kata Souza.

“Namun, saat mereka mencetak gol kedua, Gabriel melakukan tindakan yang tidak pantas. Ia menoleh ke arah saya dan bangku cadangan sambil merayakan gol dengan ekspresi mengejek,” ucap Souza.

Sekadar informasi, Gabi pernah bekerja sama dengan Souza ketika masih melatih klub Brasil, Flamengo U-20, pada 2017-2018.

"Bagi saya, itu adalah tindakan yang tidak menghormati, apalagi dia pernah menjadi pemain saya di tim U-20," jelasnya.

Baca Juga: Link Live Streaming Persija Jakarta vs Arema FC Malam Ini: Debut Mauro Zijlstra?

“Saya bahkan langsung memanggil Dalberto dan meminta agar Gabriel diingatkan untuk menghormati lawan karena hal seperti itu tidak perlu dilakukan."

“Setelah pertandingan berakhir, ketika saya hendak menuju bangku cadangan Arema FC untuk bersalaman dengan staf pelatih mereka, Gabriel justru mendatangi saya,” paparnya.

Souza juga kesal dengan Marcos Santos, yang pada putaran pertama, juga bertikai dengannya. ketika itu ia memaki asistennya, Italo Bartole Resende.

“Kami sempat berdebat. Ia mengatakan tidak melakukan apa yang saya tuduhkan, sementara saya melihat jelas kejadian itu. Ia hanya perlu mengakuinya, tetapi tidak mau,” ucap Souza.

“Kemudian Marcos Santos juga menunjukkan sikap sok berani, sama seperti yang pernah ia lakukan sebelumnya saat kami bermain di kandang Arema FC, ketika seluruh ofisial mereka mendatangi bangku cadangan kami.”

“Saat itu, ia memaki asisten saya, Italo, dengan berbagai kata kasar. Namun tidak masalah, semua itu bagian dari dinamika pertandingan. Selamat kepada Arema FC atas kemenangannya,” pungkasnya.

Load More